Halo
Pembaca

Berita

Bola

Ramadan

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 7 Desember 2018 | 11:37 WIB

PT SMF Beri KPR Rp100 juta untuk ASN Korban Bencana Lombok

Team VIVA »
Daurina Lestari
Mohammad Yudha Prasetya
Foto :
  • Istimewa
Puing reruntuhan rumah korban gempa Lombok

VIVA – Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Ananta Wiyogo memastikan, pihaknya akan menjadi yang paling awal dalam program kredit kepemilikan rumah (KPR) usai bencana di Lombok, yang diperuntukkan khusus untuk para aparatur sipil negara.

Wiyogo pun menargetkan bahwa nantinya akan ada sekitar tiga ribu ASN, yang berkesempatan mendapatkan pembiayaan KPR senilai Rp100 juta.

Baca Juga

"Selama ini kan masyarakat Lombok mendapatkan bantuan per keluarga Rp50 juta. Khusus untuk ASN, Rp50 juta itu tidak cukup untuk memperbaiki rumahnya," kata Wiyogo di kawasan Nusa Dua, Bali, Jumat 7 Desember 2018.

Saat ditanya kenapa program ini hanya dikhususkan bagi ASN, Wiyogo pun menjelaskan bahwa hal itu dikarenakan faktor risiko kredit sudah cukup termitigasi, karena selama ini slip gaji ASN memang dibayarkan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Barat.

Terpopuler

Oleh karenanya, lanjut Wiyogo, nantinya SMF akan bekerjasama dengan BPD NTB, guna mengkoordinir program yang total pembiayaannya mencapai nilai Rp300 miliar tersebut. 

"Harapannya bahwa nanti Bank NTB bisa memberikan bunga margin kepada ASN setidaknya satu digit, antara 7-8 persen, dengan harapan dia dapat mengembalikannya," kata Wiyogo. 

Mengenai kapan realisasi penyaluran KPR tersebut, Wiyogo memastikan bahwa program ini akan dimulai tahun 2019 mendatang. Jika program di Lombok ini berhasil, maka Wiyogo mengaku akan melanjutkannya di lokasi bencana lain seperti di Palu, Sulawesi Tengah.?

?"Rencananya 2019 akan kami luncurkan. Kalau berhasil, kami juga akan lakukan di Palu. Tapi fokusnya ini memang dengan ASN dulu," ujarnya. (lis)
 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Yayasan tvOne SUN Resmikan Masjid Al Mujahidin
TVONE NEWS - 3 hari lalu
Terbaru