Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 23 September 2019 | 02:54 WIB

Wahai Pemerintah, Jangan Cuma Rokok yang Kena Tarif Cukai

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Foto :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Petani menjemur daun tembakau di Sidomulyo, Senden, Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

VIVA – Keputusan pemerintah menaikkan cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok sebesar 23 persen pada 1 Januari 2020 dinilai tergesa-gesa dan mengecewakan banyak pihak. Selain waktunya yang tidak tepat juga saat ini kondisi perekonomian sedang tidak menggembirakan.

Dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak negatif berkepanjangan, seperti matinya industri rokok kretek di Tanah Air sehingga menyengsarakan masyarakat petani tembakau dan buruh rokok, serta menghidupkan peredaran rokok ilegal.

Baca Juga

Sejumlah pihak meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani kenaikan cukai rokok ini ditunda. “Jika terjadi PHK terhadap buruh pabrik rokok, siapa nanti yang bertanggung jawab. Apakah pemerintah bersedia menyediakan pekerjaan lain,” kata Ketua Paguyuban Mitra Produksi Sigaret Indonesia (MPSI), Joko Wahyudi.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Tarif Cukai Naik, Pengusaha Rokok Skala Kecil Pasrah
TVONE NEWS - 8 bulan lalu
Terpopuler