Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Senin, 28 Oktober 2019 | 06:51 WIB

Indonesia Bantah Bungkam Suara Pasifik Soal Papua Lewat Dana Bantuan

Foto :
  • abc
Sejumlah pihak mempertanyakan motif dana bantuan Indonesia ke negara-negara lain, khususnya di kawasan Pasifik.

Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, Samoa, dan Tonga, Tantowi Yahya membantah jika bantuan luar negeri yang akan diberikan ke sejumlah negara bermuatan politis.

Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Indonesia (LDKPI), atau "Indonesian Aid", telah diresmikan oleh Jusuf Kalla di hari terkahirnya menjabat sebagai Wakil Presiden, pekan lalu (18/10).

Baca Juga

Banyak pihak yang mempertanyakan motif Indonesia dengan memberikan pinjaman kepada negara-negara lain, khususnya di kawasan Pasifik.

Di Australia misalnya, sejumlah media dan pakar berpendapat sebaiknya Indonesia lebih fokus meningkatkan kesejahteraan rakyatnya sendiri.

Terlebih, saat ini Indonesia masih menjadi negara terbesar kedua penerima dana bantuan Australia, setelah Papua Nugini.

Lembaga penyiaran publik di Selandia Baru, Radio New Zealand, melaporkan negara di kawasan Pasifik yang menerima bantuan Indonesia adalah Fiji, Kepulauan Solomon, Nauru, Tuvalu dan Kiribiati.

Meski Australia bagian dari forum kepulauan Pasifik, namun seringkali memiliki bersitegang dengan negara anggota lainnya.

Foto: AP, Jason Oxenham

Dalam pertemuan Pacific Island Forum, Agustus 2019 lalu, para pemimpin kawasan Pasifik yang hadir setuju mengakui Papua sebagai bagian dari kedaulatan Republik Indonesia. Tapi masalah pelanggaran hak asasi, penyiksaan dan kekerasan militer dan polisi di Papua dan Papua Barat tetap menjadi sorotan.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 4 bulan lalu
Terpopuler