Anggaran Rp571 Triliun, Ini Rencana DKI untuk Bangun Transportasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, 5 Maret 2019.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Ridho Permana

VIVA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya masih membahas penggunaan anggaran dana pembangunan infrastruktur di Jakarta sebesar Rp571 triliun.

Anies menegaskan, pihaknya tidak ingin membebani anggaran belanja dari pemerintah. Ia pun membuka peluang jika ada yang dapat memberikan opsi pendanaan. 

"Saat ini semua opsi dibuka, jadi menjelaskan supaya tidak memberikan beban. Memang dari awal kita tidak berencana untuk APBD atau APBN saja, tapi justru kita melihat ini adalah rencana pembangunannya yang kita sedang bicarakan," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 10 April 2019.

Berikut ini rencana penggunaan anggaran oleh Pemprov DKI Jakarta untuk membangun infrastruktur dan transportasi: 

1. Jaringan rel MRT sepanjang 223 kilometer (km) akan menghabiskan dana Rp214 triliun.

2. Jaringan rel LRT sepanjang 116 km akan menghabiskan dana Rp60 triliun.

3. Jaringan rel elevated loopline sepanjang 27 km akan menghabiskan dana Rp27 triliun.

4. Pengembangan rute Transjakarta sepanjang 2,1 km akan menghabiskan dana Rp10 triliun.

5. Pembangunan permukiman 600 ribu unit akan menghabiskan dana Rp90 triliun.

6. Jaringan air bersih di Jakarta 100 persen akan menghabiskan dana Rp27 triliun.

7. Jaringan air limbah hingga 81 persen akan menghabiskan dana mencapai Rp69 triliun.

8. Revitalisasi angkutan umum 20 ribu unit menghabiskan dana Rp4 triliun.

9. Pengendalian banjir dan pasokan air di Jakarta menghabiskan dana Rp70 triliun.