Soal Lampu Merah Bernyanyi, Wali Kota Depok: Suaranya Masih Sember

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, di Depok, Selasa, 6 Agustus 2019.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Zahrul Darmawan (Depok)

VIVA – Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengaku kurang puas dengan hasil uji coba sementara traffic light bersuara. Ini merupakan inovasinya dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas di Kota Depok.

“Saya belum tahu lagi perkembangannya seperti apa, kemarin baru laporan sepintas aja, suaranya belum pas. Masih sember,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota Depok, Selasa 6 Agustus 2019

Ketika ditanya soal hasil kajian dan evaluasinya, Idris mengaku belum bisa berkomentar banyak karena masih dalam tahap proses oleh Dinas Perhubungan (Dishub), serta belum diuji coba secara resmi. “Itu tanya pak Dadang (Kepala Dishub Depok) soal teknis,” ujarnya.

Rencananya, lanjut Idris, uji coba terkait traffic light bersuara itu akan dilakukan di Jalan Margonda, tepatnya di pertigaan Arif Rahman Hakim atau yang lebih dikenal dengan sebutan pertigaan Ramanda.  

“Memang cuma Ramanda kok. Kita belum punya fasilitasnya selain di pertigaan Ramanda yang terkoneksi ya dengan ATCS (area traffic control sistem)," katanya.

Idris berharap traffic light bersuara bisa dipasang pada akhir Agustus ini. “Iya saya harapkan di atas tanggal 20 Agustus sudah bisa dipasang, termasuk kami akan launching program lalin (lalu lintas) yang lain, seperti contra flow di Arif Rahman Hakim,” ujar Idris.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Depok telah mengeluarkan wacana pemasangan lagu atau suara pada traffic light (lampu pengatur lalu lintas). Adapun salah satu lagu yang bakal diputar nantinya  berjudul "Hati-Hati". Lagu itu dinyanyikan langsung oleh sang wali kota. 

Selain itu, pesan-pesan yang disampaikan dalam rekaman audio itu nantinya juga berisikan sosialisasi terkait kesadaran, serta ketertiban berlalu lintas. (ren)