Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:24 WIB

5 Jeritan Warga dari Perluasan Ganjil Genap Jakarta

Team VIVA »
Jujuk Ernawati
Foto :
  • ANTARA Foto/Widodo S Jusuf
Peraturan Ganjil-Genap di Tol/Ilustrasi

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba ekspansi aturan ganjil genap pada 12 Agustus lalu hingga 6 September 2019 mendatang. Sementara implementasi dan penegakan hukumnya baru dilakukan pada 9 September 2019 mendatang.

Dalam aturan baru penerapan ganjil genap, ada penambahan ruas jalan yang kena, dari cuma sembilan jadi 25 ruas jalan, durasi penerapannya juga ditambah pada malam hari menjadi sampai pukul 21.00 WIB dari sebelumnya 20.00 WIB. Begitu juga penghapusan zona pengecualian untuk masuk dan ke luar tol.

Baca Juga

Tujuan awal perluasan aturan ganjil genap di Jakarta untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi udara yang sempat berada di level mengkhawatirkan. Namun baru beberapa hari uji coba dilakukan, sejumlah suara sumbang bermunculan.

Diolah dari berbagai sumber, berikut ini jeritan ketakutan warga terkait penerapan ganjil genap di Jakarta:

1. Pendapatan susut

Ada beberapa jenis kendaraan yang dikecualikan dalam penerapan aturan ini, di antaranya ambulans, pemadam kebakaran, kendaraan dinas pemerintah hingga transportasi berpelat kuning. Sementara angkutan umum pelat hitam, seperti taksi online tak masuk dalam daftar.

Pembatasan tersebut dikhawatirkan bakal bikin pendapatan para driver taksi online susut hingga setengahnya. Itu karena jangkauan operasional mereka otomatis akan makin sempit.

Topik Terkait
Saksikan Juga
PB Djarum Vs KPAI, BJ Habibie Sakit & Perluasan Ganjil-Genap
BERITA - 11 bulan lalu
Terpopuler