Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 27 November 2019 | 14:33 WIB

Penantang Gojek dan Grab Resmi Mengaspal, Logonya Mirip Gundala

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Zahrul Darmawan (Depok)
Foto :
  • The Economist
Gojek dan Grab.

VIVA – Satu lagi penantang Gojek dan Grab di industri transportasi online hadir di Indonesia. Namanya Gaspol Indonesia. Berbeda dengan Gojek dan Grab, Gaspol resmi tampil perdana dengan gaya nyentrik ala pahlawan super Gundala.

Sesuai namanya, moda tranportasi online ini didirikan oleh putra-putri yang berasal dari Depok, Jawa Barat. Kepala Eksekutif Gaspol Indonesia, Lisa Subandi mengungkapkan, awal mula merintis bisnis tersebut karena dirinya pengguna transportasi online.

Baca Juga

"Saat itu saya sering berdiskusi dengan driver. Saya pikir mereka sejahtera tapi ternyata tidak seperti yang saya bayangkan. Soal pendapatan justru sebaliknya," kata dia di Depok, Jawa Barat, Rabu, 27 November 2019.

Berangkat dari kurang sejahteranya para driver ini, Lisa terbesit untuk mendirikan bisnis berbasis transportasi online. Ia juga menyebut bahwa Gaspol adalah kepanjangan dari Gerakan Anti Susah Pengemudi Online.

Terpopuler

Gaspol Indonesia. Sumber: VIVA/Zahrul Darmawan.

"Dari trip yang driver Gaspol ambil, maka akan diberi potongan 20 persen. Lalu, 2 persennya kami kembalikan ke rider untuk tabungan. Ada juga trip mingguan, bulanan, dan kalau mereka melebihi trip mereka dapat bonus 7 persen," tegas Lisa.

"Ada pula maintenance. Jadi 70 trip sebulan kami gratiskan ganti oli. Kalau mau dapat income yang besar maka harus kerja lebih keras lagi. Kami menyebut nama para driver ini sebagai rider atau Gaspol Jek," lanjutnya.

Garuda Indonesia

Lisa juga menyebut kalau seluruh atribut Gaspol memiliki filosofi. Warna merah menandakan bendera Indonesia dan lambang keberanian untuk perubahan para rider atau mitra. Kemudian, ada sayap kanan dan kiri di jaket, yang melambangkan keseimbangan para rider dan konsumen.

"Kami tidak akan merekrut rider sebanyak-banyaknya tanpa memikirkan dari segi pengguna,” ujarnya. Lisa mengaku lebih baik mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas. Karena, hal itu terkait dengan sistem keamanan dan kenyamanan para rider maupun konsumen.

“Helm ada sayap lambang negara kita kan Garuda Pancasila. Kita memang terinpirasi. Artinya, lambang perlindungan karena kita pahlawan super yang melindungi konsumen," ungkap dia.

Dengan demikian, Lisa mengklaim bahwa lambang pesaing Gojek dan Grab ini tidak menjiplak Gundala. "Kita bukan nyontek Gundala tapi kita berdasarkan lambang negara, Garuda Pancasila. Konsumen butuh pahlawan super, penjemputan, dan aman," papar dia.

Topik Terkait
Saksikan Juga
VIDEO: Klarifikasi Siwi Widi Yang Disebut Gundik Bos Garuda
BERITA - 10 hari lalu