Jalur Pantura di Pasuruan Lumpuh 12 Jam Akibat Banjir

Jalur Pantura Kraton lumpuh selama 12 jam akibat banjir yang menggenangi, dari luapan Sungai Welang (istimewa)
Sumber :
  • timesindonesia

Banjir menerjang wilayah jalur Pantura di Pasuruan, Jawa Timur, Senin (29/4/2019). Selain merendam ribuan rumah, juga mengakibatkan jalur utama Pantura Pasuruan-Probolinggo lumpuh selama 12 jam.

Jalur Pantura yang tergenang banjir, yaitu di Tambakrejo-Kraton, Kabupaten Pasuruan dan Tapa'an-Bugul, Kota Pasuruan. Jalur Pantura Kraton ditutup sejak pukul 23.00 Wib Minggu (28/4/2019) malam, karena genangan air mencapai 1meter.

"Jalur Pantura kami tutup sejak Minggu malam. Karena genangan air semakin meninggi dan arus yang cukup deras. Demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan, arus lalulintas kami alihkan ke Jalur Lintas Selatan. Untuk pengguna jalan dari Surabaya yang hendak menuju ke Timur, kami sarankan lewat Tol PasPro dan keluar di Exit Tol Grati," ujar Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Kadek Ari Mahardika saat dihubungi pagi tadi.

Sementara itu, bagi pengguna jalan dari arah Probolinggo yang hendak menuju ke Barat juga disarankan masuk Tol PasPro atau melalui JLS Blandongan. Akibat lumpuhnya jalur Pantura tersebut, terlihat antrian kendaraan truk-truk besar. Sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (29/4/2019) siang, jalur Pantura kembali dibuka, dan bisa dilewati kendaraan, karena banjir mulai surut.

"Jalur Pantura di Pasuruan, sudah bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, meski harus bergantian dan pelan-pelan karena masih ada genangan air banjir. Anggota kami di lapangan sudah mengurai kepadatan dan kelancaran arus lalin di titik-titik yang tergenang banjir," urai Kasatlantas asal Pulau Bali tersebut. Masih menurut AKP Kadek Ari, pihaknya juga melakukan sejumlah rekayasa lalin untuk memperlancar arus lalu lintas.(*)