Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 17 Mei 2019 | 16:28 WIB

Biaya Haji 10 Ribu Jemaah Kuota Tambahan Tak Gunakan APBN

Team VIVA »
Dedy Priatmojo
Foto :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin

VIVA â€“ Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin memastikan, biaya haji untuk 10 ribu jemaah haji kuota tambahan tahun ini tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN. 

Penegasan itu disampaikan Menag, sekaligus mengklarifikasi hasil rapat kerja antara Komisi VIII DPR dengan Pemerintah pada 23 April 2019 lalu, di mana disepakati tambahan anggaran BPIH sebesar Rp353 miliar sebagai konsekuensi dari bertambahnya kuota haji tahun ini. 

Baca Juga

Sebesar Rp183,7 miliar di antaranya, semula direncanakan akan bersumber dari APBN Bagian Anggaran–Bendahara Umum Negara (BA-BUN). 

Lukman mengatakan, setelah dilakukan kajian hukum disimpulkan bahwa kesepakatan dengan DPR itu tidak dapat dilakukan. Apalagi, Kementerian Keuangan menyatakan APBN hanya dapat digunakan untuk membiayai kegiatan operasional petugas haji, tidak untuk membiayai kegiatan dan atau keperluan seperti akomodasi, konsumsi, dan transportasi jemaah haji.

"Regulasi tidak memungkinkan. Karena, APBN hanya terkait dengan petugas atau secara tidak langsung dengan jemaah," kata Menag, saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR mengenai BPIH Kuota Tambahan di Senayan, Jakarta, Kamis malam, 16 Mei 2019.

Untuk mengatasi hal tersebut, Menag menyampaikan usulan solusi menutup kekurangan sebesar Rp183,7 miliar BPIH kuota tambahan. Pertama, tambahan nilai manfaat keuangan haji dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). 

Menurutnya, BPKH bersedia menyediakan dana sebesar Rp100 miliar dari tambahan nilai manfaat keuangan haji. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Kemenag Ganti Uang Saku Jamaah Haji dengan Kartu Debit
TVONE NEWS - 5 bulan lalu
Terpopuler