Surat Keputusan Diralat, Hanya Pangdam Cenderawasih yang Diganti

Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau.
Sumber :
  • wikipedia

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan atas pertimbangan pimpinan dan kepentingan tugas, Surat Keputusan Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih diralat atau diubah. 

Sehingga Mayjen Joppye tetap dipertahankan dalam jabatannya sebagai Pangdam XVIII/Kasuari, sedangkan Pangdam XVII/Cenderawasih digantikan oleh Mayjen TNI Herman Asaribab, yang sebelumnya merupakan Pangdam XII/Tanjung Pura. Asaribab juga putra asli Jayapura. Artinya dua putra asli daerah Papua menjabat sebagai Panglima Komando daerah militer di Papua. 

"Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau tidak dicopot, tapi tidak jadi dimutasikan jabatannya menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih sehingga beliau tetap menjabat jabatan semula sebagai Pangdam XVIII/Kasuari,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVIII/Kasuari Kolonel Inf Andi Gus Wulandri, dikutip dari laman kasuari18-tniad.mil.id, Rabu 4 September 2019.

Pernyataan tersebut juga meralat surat yang dibuat sebelumnya. Dalam Surat Keputusan Panglima No.KEP/872/VIII/2019 tanggal 14 Agustus, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau ditunjuk menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih, menggantikan Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring.

Awalnya Joppye dipindah dari Kodam XVIII/Kasuari ke Kodam XVII/Cenderawasih. Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang ditunjuk untuk menggantikan Joppye sebagai Pangdam XVIII/Kasuari.

Namun surat itu kemudian diralat sehingga Joppye tetap menjabat sebagai Pangdam Kasuari. Santos Matondang ditarik menjadi Aspam Kasad. Sementara Pangdam XVII/Cenderawasih dijabat oleh Mayjen TNI Herman Asaribab.