Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Senin, 23 Desember 2019 | 00:00 WIB

Sering Lakukan Transaksi Non Tunai? Perhatikan 3 Hal Ini

Team VIVA »
Dwi ereline Amelia
Foto :
Ilustrasi transaksi online.

VIVA – Perkembangan ekonomi Indonesia saat ini memang bisa dikatakan berkembang dari tahun sebelumnya. Perkembangan ini juga didukung oleh tren cashless society yang sudah disambut hangat oleh masyarakat Indonesia.

Meskipun belum semua masyarakat Indonesia serempak, namun hampir semua milenial di Indonesia terutama di kota-kota besar pasti setidaknya pernah melakukan transaksi non tunai melalui berbagai macam transaksi. Mulai dari membayar kebutuhan sehari-hari dengan kartu debit ataupun kredit, hingga membayar makanan di restoran menggunakan dompet digital.

Baca Juga

Era cashless society yang sudah terjadi ini tidak terlepas dari peranan Financial Technology (Fintech). Fintech merupakan solusi untuk berbagai transaksi keuangan berbasis digital. Mulai dari dompet digital, kredit online hingga investasi emas dan saham.

Selain dompet digital yang sedang booming karena banyak promo yang ditawarkan, fintech lending yang menyediakan layanan kredit online, pay later hingga pinjaman uang juga marak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Anda salah satu pengguna non tunai yang cukup sering bertransaksi melalui perusahaan kredit online, dompet digital maupun jenis transaksi keuangan lainnya? Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik perhatikan 3 hal berikut.

1. Promo menarik versus impulsif

Promo menjadi strategi paling ampuh untuk menarik minat masyarakat menggunakan uang digital, berbagai penyedia layanan uang digital berlomba memberikan promo seperti potongan harga hingga cashback besar-besaran. Ini tentunya menguntungkan jika kita belanjakan untuk produk yang memang diperlukan. Namun, tanpa disadari kemudahan ini juga membuat masyarakat kian konsumtif yang pada akhirnya hanya menjadi pembelian impulsif karena tergoda diskon hingga pengeluaran menjadi tak terkendali.

Topik Terkait
Saksikan Juga
OJK Temukan Lebih dari 1000 Fintech Ilegal
TVONE NEWS - sekitar 1 tahun lalu
Terpopuler