Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 31 Desember 2019 | 11:45 WIB

Dikejar Polisi, Kisah Ustaz Abdul Somad Sebelum Raih Doktor di Sudan

Team VIVA »
Rochimawati
Ahmad Farhan Faris
Foto :
  • instagram Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad

VIVA – Ustaz Abdul Somad (UAS) telah mendapatkan gelar Doktor (S3) di Omdurman Islamic University Sudan dengan nilai mumtaz (cum laude).

UAS pun menceritakan perjalanannya hingga sampai mendapatkan gelar Doktor saat tasyakuran di Pekanbaru, kemudian diunggah di YouTube pada, Minggu 29 Desember 2019.

Baca Juga

Gelar doktor berkat doa pembawa acara

UAS mengaku mulai ceramah di Pekanbaru bulan Agustus 2008 hingga sekarang, jadi sudah hampir 11 tahun. Selama berdakwah, banyak keunikan yang didapat setiap mengisi ceramah.

Terpopuler

"Saya sebetulnya dapat gelar Doktor atas doa dari semua pembawa acara di Pekanbaru. Dulu setiap memanggil saya, berikut ini mari kita dengar tausiyah dari Doktor Ustaz Abdul Somad," kata UAS seperti dikutip dari YouTube pada Selasa, 31 Desember 2019. 

Tentu, UAS malu ingin rasanya bersikap kasar kepada pembawa acara. Sebab, ia belum menyelesaikan program sekolah doktornya.

"Sampai merah telinga dan muka, tapi rupanya doa mereka itulah yang dikabulkan Allah SWT. Makanya, dapat gelar doktor berkat doa pembawa acara di Pekanbaru," ujarnya.

Gelar doktor kecil

UAS mengaku tak menyangka bisa menulis disertasinya sampai 600 halaman, termasuk seorang sahabatnya. Padahal, UAS memiliki kesibukan yang cukup padat untuk dakwah. Bahkan, UAS juga sering dikejar-kejar aparat kepolisian.

"Saya pun tak percaya kapan saya menulis. Kan saya tak mungkin, ceramah lagi, dikejar polisi lagi, diawasi intel lagi, sempat juga menulis. Kalau bukan berkat doa dan restu Allah, maka syukuran ini saya ucapkan banyak terima kasih," kata UAS.

Menurut dia, gelar doktor ini sebenarnya tidak besar. Tentu, UAS tidak angkuh dan sombong. Sebab, ada yang lebih besar dari doktor ini yakni laporan ke Mabes Polri belum dicabut sampai sekarang.

"Ini kaki saya sebelah masih di Mabes belum di SP3. Kalau macam-macam, ditarik," ujarnya.

Bukan hanya itu, UAS pun baru turun dari pesawat ada lagi berita dirinya bakal dipanggil pihak Polda Bali. Selain itu, ada lagi laporan ke Polda.

"Jadi hikmahnya kenapa Allah buat kita tidak nyaman, sebenarnya Allah ingin sujud kita lebih lama," kata dia.

Topik Terkait