Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Rabu, 15 Januari 2020 | 00:24 WIB

Fakta Seputar Penangkapan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat

Team VIVA »
Jujuk Ernawati
Ahmad Farhan Faris
Foto :
  • Twitter @aritsantoso
Toto Santoso, pria yang mengklaim sebagai Raja Keraton Agung Sejagat

VIVA – Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah menangkap R Totok Santosa Hadiningrat alias Sinuhun dan Fanni Aminadia, yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung Jurutengah, Purworejo, Jawa Tengah.

Pihak kepolisian langsung menelusuri munculnya Keraton Agung Sejagat yang ramai dibicarakan publik, mulai dari mengumpulkan data-data hingga akhirnya dilakukan penangkapan pada hari ini Selasa, 14 Januari 2020. Kedua orang yang mengklaim sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat itu menjadi sorotan setelah mengelar wilujengan dan kirab budaya pada 10-12 Januari 2020 lalu. 

Baca Juga

Berikut fakta-fakta penangkapan Totok dan Fanni, selaku raja dan ratu di KAS, yang dikutip dari VIVAnews.

Kumpulkan data

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan, sudah mengirim petugas ke lokasi untuk mengumpulkan data terkait munculnya kerajaan yang dipimpin Totok.

"Hari ini kami personel ke Purworejo, bersama dengan Polres Purworejo akan melakukan pengumpulan data-data terkait legalitas hingga sejarah," kata Rycko.

Menurut dia, masyarakat menjadi resah ketika Totok mendeklarasikan sebagai Rangkai Mataram Agung yang menjadi juru damai dunia. Selain itu, ia klaim sebagai kekaisaran dunia yang muncul setelah berakhirnya perjanjian antara Majapahit dengan Portugis 500 tahun yang lalu.

"Tentu ini sudah meresahkan masyarakat, dilihat dari aspek sosial, aspek kultural, aspek kesejarahan, banyak yang simpang siur. Kita akan pelajari itu semua," ujarnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Fanni, Ratu Agung Sejagat Minta Kasusnya Jangan Dipolitisasi
TVONE NEWS - 7 bulan lalu
Terpopuler