Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

True Story Seorang Vaper: Keluarga, Anak, dan Istri yang Paling Happy

Senin, 20 Januari 2020 | 09:00 WIB
Oleh :
Foto :
  • U-Report
Ilustrasi vape.

VIVA – Banyak orang sudah beralih menggunakan vape untuk mengurangi dampak buruk dari merokok konvensional. Salah satu yang beralih menggunakan vape adalah Dimasz Jeremia. Dimasz adalah pengguna vape sekaligus Ketua Penasihat Asosiasi Vapers Indonesia (AVI). 

Dirinya telah beralih menggunakan vape selama delapan tahun setelah 20 tahun merokok. Awalnya, Dimasz terdorong untuk berhenti merokok setelah orang tuanya mengalami sakit akibat rokok. Namun dalam perjalanannya, ia kerap mengalami kegagalan. 

Baca Juga

Dalam salah satu episode lifestyleOne, Dimasz mengatakan bahwa hanya ada sekitar 4% perokok yang berhasil berhenti. “Akhirnya gue mengerti bahwa berhenti merokok adalah suatu proyek besar untuk para perokok. Nah, di setiap proyek besar pasti ada milestones dan baby steps-nya, ngga bisa langsung sempurna. Jadi, goal-nya diubah, sebelum sempurna (yaitu berhenti total), lebih baik dulu deh,” ujar Dimasz.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler