Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Minggu, 16 Februari 2020 | 07:56 WIB

Gempa Magnitudo 5,8 di Seram Timur, BMKG Minta Masyarakat Tak Panik

Team VIVA »
Lutfi Dwi Puji Astuti
Foto :
  • ANTARA Foto/Nyoman Budhiana
Ilustrasi mesin seismograf membaca gempa.

VIVA – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,8 di Seram Timur, Maluku terjadi pukul 06.00.30 WIB, Minggu, 16 Februari 2020. Informasi ini ditulis oleh BMKG lewat website dan akun Instagramnya.

Dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter awal magnitudo 5,8 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,6.

Baca Juga

Dituliskan pula di akun Instagram bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.37 LS dan 131.49 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 97 km arah Barat Daya Kota Fakfak, Papua Barat pada kedalaman 16 km.

Diinformasikan pula, dilihat dari lokasi episenter kedalamannya, BMKG mengungkap bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktifitas sesar lokal.

Terpopuler

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun ( _Normal fault_ ). *Dampak Gempabumi:* Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Bula, III MMI *(Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu)*, Sorong, II-III MMI *(Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)," tulis laman BMKG.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini juga tidak menimbulkan tsunami.

BMKG pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan selalu mendapatkan informasi dari sumber terpercaya.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya."

BMKG juga mengingatkan agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal kamu cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg."

Topik Terkait
Saksikan Juga
VIDEO: Detik-Detik Mencekam Gempa di Sukabumi
BERITA - 22 hari lalu