Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 18 Januari 2019 | 11:29 WIB

Rommy: Kalau Juri Garang, Skor Debat 5-0 untuk Jokowi

Team VIVA »
Syahrul Ansyari
Foto :
  • Dok. PPP.
Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy.

VIVA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan M. Romahurmuziy memberikan pandangan usai debat calon presiden dan wakil presiden perdana digelar semalam.

Menurut dia, Jokowi-Maruf keluar sebagai pemenang dalam kesempatan tersebut.

Baca Juga

"Kalau jurinya garang, skor debat 5-0 untuk Jokowi, tapi saya moderat saja 3-1," kata Rommy melalui Twitternya, @MRomahurmuziy, dikutip VIVA, Jumat, 18 Januari 2019.

Menurut Rommy, banyak lubang yang tak dimanfaatkan Prabowo untuk tembak petahana. Dia menganggap yang bersangkutan seperti tidak siap dan terlalu normatif-konseptual. Padahal sebagai penantang, Prabowo sangat punya luxury untuk menembak petahana.

Terpopuler

Rommy pun mengungkapkan sejumlah pertanyaan yang dilempar kubu Jokowi ke Prabowo dan tidak dijawab dengan baik. Pertama, visi misi tentang gender yang tidak tergambar di susunan kepengurusan Gerindra, komitmen berantas korupsi Vs caleg Gerindra yang versi ICW banyak eks terpidana korupsi, sampai Prabowo menari-nari. Tiga, cara berantas korupsi, dengan menaikkan take home pay birokrat saja.

"Beberapa kesalahan yang tidak didasarkan referensi juga diucapkan Prabowo seperti menyebut Jateng lebih luas dari Malaysia. Mungkin maksudnya penduduknya lebih banyak, negara maju dicirikan swasembada energi dan pangan. Padahal seperti Singapura itu maju, 100% impor energi & pangan," lanjut Rommy.

Kesalahan yang tak kalah fatal menurutnya juga dilakukan Sandiaga Uno. Bicara hukum selalu dibawa ke hukum yang menciptakan lapangan kerja.

"Hallo? Saat bicara terorisme juga tak mampu membedakan jelas deradikalisasi dan kontra radikalisasi," ujar Rommy.

Yang parah, lanjut Rommy, Prabowo selalu menyederhanakan bahwa korupsi di Indonesia akan tuntas kalau take home pay jaksa, hakim, polisi dinaikkan beberapa kali lipat dan birokrat gajinya naik berlipat. Tapi ketika dikomentari Jokowi soal "online single submission" sebagai salah satu solusi, skak mat.

"Padahal, pimpinan parpol Koalisi Indonesia Kerja sudah membekali Pak Jokowi kalau-kalau ditanya soal Tim Gabungan Novel, soal kriminalisasi ulama, soal tuduhan PKI yang selalu menjadi narasi 02. Jadi, jelas siapa pemenangnya di #DebatPertamaPilpres2019 malam tadi," tuturnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Hadir di Kongres PDIP, Prabowo-Mega Makin Mesra
TVONE NEWS - 15 hari lalu