Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 8 Maret 2019 | 16:52 WIB

Yusril: Kita akan Buktikan Kekuatan PBB Bertambah di Mana-mana

Team VIVA »
Hardani Triyoga
Sherly (Tangerang)
Foto :
  • VIVA.co.id/Sherly
Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra

VIVA – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra optimis dukungan partainya terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 akan berdampak positif terhadap partai yang dipimpinnya. Ia tak percaya dengan adanya prediksi PBB akan tenggelam pasca mendukung Jokowi.

Yusril heran dengan munculnya prediksi di media sosial terkait eksistensi PBB yang terancam tenggelam karena mendukung pasangan nomor urut 01 itu.

Baca Juga

"Kita akan buktikan, bahwa kekuatan PBB akan bertambah di mana-mana. Jadi, tidak ada pengaruh soal siapa pilihan capres (calon presiden), karena yang beredar di medsos bilang PBB akan tenggelam karena dukung paslon Jokowi-Ma'ruf, enggak ada urusannya itu," kata Yusril saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PBB di Tangerang, Jumat, 8 Maret 2019.

Menurut dia, PBB adalah partai mandiri dan mampu menentukan arah politik di Pilpres 2019. Sebab, dengan pengalaman yang lama, PBB dinilainya punya modal untuk tetap eksis.

Terpopuler

Untuk Pilpres 2019, Yusril juga menyebut sudah membantu memberikan kontribusi. Salah satunya terkait persiapan debat capres dan cawapres.

"Sebelum ada pilpres juga kita sudah aktif. Jadi ada enggak ada pilpres ya kita tidak tenggelam. Kalau pas pilpres ini, kita aktif dalam persiapan materi debat, khususnya saya yang membantu memberikan masukan apalagi soal HAM," jelas Yusril.

Kemudian, ia meyakini sikap politik PBB akan berdampak terhadap posisi di Pileg 2019. Ia menyadari hal ini penting mengingat pilpres dan pileg 2019 digelar berbarengan.

"Ya intinya enggak tenggelam dan tentunya, dukungan kita diharapkan pengaruh pada pemenangan para kader kami di bursa pileg." (mus) 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Di Balik Pertemuan Prabowo-Jokowi
TVONE NEWS - 6 jam lalu