Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Kamis, 31 Oktober 2019 | 12:31 WIB

KPK Tepis Tudingan Fahri Hamzah, dari Tebang Pilih hingga Orang Hilang

Team VIVA »
Cesaria Hapsari
Ahmad Farhan Faris
Foto :
  • ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
Fahri Hamzah

VIVA – Deddy Corbuzier sempat mengundang mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah untuk berbincang-bincang dalam kanal Youtube-nya yang diunggah pada Sabtu, 26 Oktober 2019.

Mereka pun terlibat pembicaraan seru seputar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan Fahri enggak segan membeberkan pandangannya yang kontroversial soal KPK.

Baca Juga

Hal itu membuat KPK merasa perlu mengklarifikasi sejumlah tudingan Fahri Hamzah tersebut. Sebab, ada sejumlah informasi yang diklaim tidak benar. Makanya, KPK mengunggah klarifikasinya melalui laman resmi www.kpk.go.id pada Rabu, 30 Oktober 2019 dan sudah dilihat sebanyak 9.425 kali.

Dalam keterangan tersebut, KPK menyampaikan terima kasih atas pengawasan yang dilakukan oleh berbagai pihak khususnya masyarakat. Karena, seluruh kerja yang dilakukan KPK memang untuk dikonsumsi publik.

“Karena, KPK bekerja menggunakan sumber daya publik dengan begitu banyak harapan agar korupsi bisa diberantas,” tulis klarifikasi KPK yang dikutip Kamis, 31 Oktober 2019.

Namun, KPK perlu meluruskan sejumlah informasi yang dianggap keliru bahkan termasuk informasi yang mengandung kebohongan. Karena, ini bagian dari tanggung jawab KPK untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Banyak orang hilang

Pertama, KPK perlu meluruskan informasi tentang ‘banyak orang ditangkap, lalu hilang begitu saja’. Itu tidak benar. Dalam video menit ke 05.55 disebutkan;

“…Tapi, KPK dengan kerahasiaan banyak ditutupi, banyak orang ditangkap, lalu hilang begitu saja, banyak tersangka yang tidak diproses banyak orang di pengadilan luntang lantung kayak zombie. Bahkan banyak orang yang meninggal dalam keadaan tersangka...”

KPK menyatakan pernyataan tersebut tidak benar. Karena, tidak ada satu pun pihak-pihak yang ditangkap KPK kemudian hilang. Justru, KPK selalu menyampaikan informasi tentang berapa orang yang dibawa saat OTT (Operasi Tangkap Tangan). “Dan dalam waktu maksimal 24 jam, status hukum mereka dipastikan. Sehingga, yang tidak terlibat dikembalikan. Informasi penahanan dan lokasinya juga disampaikan secara terbuka melalui media massa, bahkan bagi tersangka yang sudah ditahan, ada batas waktu yang jelas sampai dibawa ke Pengadilan,” katanya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Said Didu Murka, Mata Novel Buta dan Dokter Penemu Corona
BERITA - 6 bulan lalu
Terpopuler