Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 3 April 2019 | 12:20 WIB

Dengan Membaca Ini, Mungkin Kamu Akan Menyukai Puisi

Team VIVA »
Elly Herawati
wawankurn
Foto :
  • U-Report
sumber pexel

VIVA – Mimi Doe bersama koleganya Marsha F. Walch melalui bukunya 10 Principles for Spiritual Parenting menyarankan orangtua bermain kalimat puitis dengan anak-anak. Misalnya, menyelipkan ungkapan rasa yang puitis kepada anak-anak di dalam bekal makanannya, di laci meja belajar, di meja makan, di kamar mandi, atau di mana pun. Lalu saksikanlah betapa ajaib respons anak-anak kita.

Keajaiban yang dimaksud itu mungkin yang juga menggenang dalam diri saya atas nasihat puitis bapak dan ibu saya. Syaratnya, tentu anak-anak harus sudah memiliki kemampuan membaca. Namun jika belum, bisa dibacakan atau bahkan dinyanyikan. Sebenarnya, ada apa dengan puisi?

Baca Juga

Puisi, yang dalam wujudnya sepintas tak selalu mudah dipahami, rupanya mengandung banyak keajaiban. Puisi telah menunjukkan keajaibannya sejak masih zaman primitif. Dalam ritual keagamaan misalnya, puisi dinyanyikan untuk kesejahteraan suku maupun individu. Di Mesir Kuno, kata-kata ditulis pada papirus kemudian dilarutkan dalam air untuk diminum sebagai penyembuh. Di Pennsylvania Hospital, menulis puisi dijadikan perawatan tambahan oleh Dr. Benjamin Rush terhadap pasien-pasiennya, yang kemudian diterbitkan dalam surat kabar mereka sendiri, The Illuminator.

 

Terpopuler

Baca Selengkapnya ...

Topik Terkait
Saksikan Juga
Panglima TNI Gatot Nurmantyo Baca Puisi di Rapimnas Golkar
APA KABAR INDONESIA - lewat 2 tahun lalu