Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 05:06 WIB

Tak Ingin Degradasi, Persatu Tuban Kontrak 10 Pemain Baru

Foto :
  • timesindonesia
Manajer Persatu Tuban, Fahmi Fikroni, Jum"at, (23/08/2019). (Foto: Achmad Choirudin/TIMES Indonesia)

Setelah mencoret lima pemain di evaluasi tahap pertama, manajemen kesebelasan Persatu Tuban, kembali mencoret lima pemain yang membela Persatu Tuban di putaran pertama Liga 2 Indonesia 2019 di evaluasi lanjutan.

Lima pemain yang dicoret tersebut ialah Teguh Maulana, Sigit Meiko, Radikal Idealis, Sulistyono, dan Wahyu Teguh. Kelima punggawa Persatu tersebut dicoret karena dinilai tidak bisa memberikan kontribusi maksimal terhadap tim berjuluk Laskar Ronggolawe ini.

Baca Juga

"Setelah evaluasi lanjutan ada lima pemain lagi yang kita coret, sehingga total sudah ada 10 pemain yang kita keluarkan dari Persatu," kata Manajer Persatu Tuban, Fahmi Fikroni.

Roni menyampaikan, kualitas lima pemain yang dicoret tersebut kurang bagus dan kalah bersaing dengan pemain lain.

Terpopuler

"Kontribusi mereka kurang maksimal, jadi kita ganti dengan pemain baru yang pastinya lebih bagus," beber Roni.

Usai pencoretan total 10 pemain tersebut, kini Manajemen juga sudah mendapatkan 10 pemain pengganti, mereka adalah Rico Sanjaya - Stopper (Persita Tangerang), Wahyu Saputro - Wingback (PSMP), M. Rais - Winger (Kalteng Putra FC), Obet - Striker (Madura FC), Andri Amru - Striker (PSM Makassar), Diandra, Jejen, Pujiantoro (Kiper), dan terakhir Eka Hera.

Ke 10 pemain baru tersebut sudah teken kontrak dan sudah mulai berlatih bersama dengan pemain lainnya.

Roni menjelaskan, semua pemain baru yang akan bergabung bersama Persatu sebelumnya sudah menjalani tes dan seleksi. Diharapkan wajah-wajah baru tersebut membawa perubahan permainan Persatu menjadi semakin baik.

"Dan tentunya bisa memenuhi target kita bertahan di Liga 2 Indonesia," tandasnya.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Petarung Filipina Jadi Korban Tendangan Maut Jeka Saragih
- 15 jam lalu