Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Senin, 17 Juni 2019 | 12:06 WIB

Gara-gara Facebook, Muslim Rohingya Terancam Terusir Lagi

Team VIVA »
Amal Nur Ngazis
Misrohatun Hasanah
Foto :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Pengungsi Rohingya

VIVA – Seorang pengungsi muslim Rohingya, Mohammad Salim mengira masalah pembantaian terhadap kelompoknya dan kesalahan informasi di Facebook telah selesai setelah dia memutuskan pindah dari negerinya, Myanmar. Namun nyatanya baru-baru ini di rumah barunya, di Benggala Barat, India, Salim tidak lagi terasa aman. Hoax yang tersebar di Facebook kembali menyebabkan masalah.

Dikutip dari laman New York Times, Senin 17 Juni 2019, selama pemilihan nasional di India, Salim melihat unggahan di Facebook yang menuduh muslim Rohingya melakukan kanibalisme. Bersamaan dengan itu, ada juga ancaman membakar rumah mereka jika tidak segera meninggalkan India.

Baca Juga

Akibatnya, beberapa nasionalis Hindu bersumpah untuk mengusir mereka. Lalu muncul juga unggahan yang menuduh muslim Rohingya membunuh pekerja di Benggala Barat.

"Banyak kelompok yang menjelek-jelekan kami di Facebook dan WhatsApp. Mereka berhasil membuat semangat anti-Rohingya bangkit di negara bagian ini. Saya tidak lagi menjual jus buah di stasiun kereta api lokal dan pindah ke lokasi baru," ujarnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Facebook Bersedia Bayar Denda Rp 70 Triliun
TVONE NEWS - sekitar 1 tahun lalu
Terpopuler