Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 20 Juni 2019 | 19:20 WIB

Pengguna Smartphone di Indonesia 150 Juta, Oppo Anggap Strategis

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Misrohatun Hasanah
Foto :
  • VIVA.co.id/Novina Putri Bestari
GM of Oppo International Business Centre, Liu Xiaobo (kanan).

VIVA – Raksasa teknologi China Oppo menilai Indonesia sebagai negara penting dan strategis dalam pengembangan bisnis mereka. Salah satunya jumlah pengguna ponsel pintar atau smartphone yang angkanya mencapai 150 juta.

Menurut General Manager of Oppo International Business Centre, Liu Xiaobo, tidak hanya penting dan strategis, Oppo juga ingin memberitahu para developer atau pengembang di Tanah Air mengenai App Market miliknya.

Baca Juga

"Kami ingin memberitahu para pengembang lokal informasi mengenai siapa kita dan apa spesialnya mobile app market," kata Liu di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.

Ia mengungkapkan jika Oppo juga membuat proyek Golden Seed Plan untuk mengajak developer asal Indonesia berkontribusi membuat dan mengembangkan aplikasi di App Market dan ekosistem Oppo lainnya.

Terpopuler

Bukan hanya mengajak, Liu juga mengaku memfasilitasi dengan menyediakan platform App Market dan ekosistem lain seperti game center, broswer, theme store dan app review. "Ini supaya developer dan mitra mendapatkan bantuan. Mereka pun bisa sukses di dalam ekosistem ini," tutur dia.

Liu menambahkan, selama 6 tahun berada di Indonesia, Oppo sudah melayani jutaan pelanggan, sehingga ke depannya pertumbuhannya diharapkan semakin meningkat dari sisi bisnis.

Dua bisnis utama Oppo, App Market dan Browser, diklaim Liu juga berkembang dengan pesat. Tahun ini, App Market dipakai 14 juta pengguna dan Browser 10 juta pengguna.

Karena itulah, mereka menyelenggarakan Oppo Developer Day di Jakarta, Indonesia, hari ini yang dihadiri sekitar 200 pengembang lokal untuk mempelajari open source platform tersebut.

Mereka juga memberikan dukungan pada para pengembang untuk bisa membuat dan mengembangkan aplikasi di ekosistemnya.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Mengharukan, Kakek-Nenek Calon Haji Ini Gak Bisa Pisah
KABAR HAJI - 6 hari lalu