Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Rabu, 24 Juli 2019 | 20:39 WIB

Tidak Transparan soal Ujaran Kebencian, Facebook Didenda Rp30 Miliar

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Editor DW Indonesia
DW Indonesia
Foto :
  • dw
picture-alliance/empics/N. Carson.

Kementerian Kehakiman Jerman mengumumkan bahwa media sosial Facebook resmi diberikan sanksi berupa denda sebesar 2 juta euro atau Rp30,7 miliar.

Raksasa media sosial terbesar dunia itu dianggap kurang transparan soal pengaduan ujaran kebencian atau hate speech di platformnya. Tagihan denda langsung dikirim ke kantor pusat Facebook Eropa di Dublin, Irlandia.

Baca Juga

Facebook dinilai tidak transparan sesuai dengan aturan kewajiban melaporkan pengaduan sesuai dengan UU Penanggulangan Ujaran Kebencian yang dalam bahasa Jerman disebut Netzwerkdurchsetzungsgesetz (NetzDG) dan mulai diberlakukan awal 2018.

Menurut UU itu, semua perusahaan media sosial yang beroperasi di Jerman diwajibkan menghapus laman yang memuat ujaran kebencian atau hasutan dalam waktu 24 jam.

Sedangkan, semua halaman yang memuat "hal-hal yang terlarang secara hukum" harus dihapus dalam waktu 7 hari.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Kasus Ujaran Kebencian, Zakir Naik Diperiksa di Malaysia
TVONE NEWS - sekitar 1 tahun lalu
Terpopuler