Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 25 Juli 2019 | 09:33 WIB

Facebook Punya Saingan, Namanya Gapo

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Foto :
  • VNS
Media sosial Gapo.

VIVA – Facebook punya saingan namanya Gapo. Ini adalah aplikasi media sosial yang memungkinkan pengguna membuat profil pribadi dan membagikan news feed layaknya media sosial milik Mark Zuckerberg.

Mengutip situs VNS, Kamis, 25 Juli 2019, kehadiran Gapo sebagai bagian dari seruan para pejabat Vietnam yang mendorong penggunaan teknologi lokal untuk membangun jejaring sosial dan mesin pencarian karya anak bangsa.

Baca Juga

"Kami ingin anak muda Vietnam sadar bahwa kita harus menguasai teknologi. Kami menentang dominasi Facebook dan Google," demikian seorang pejabat Vietnam berkelakar.

Meski begitu, saat ini Gapo hanya tersedia di toko aplikasi Google dan Apple. Gapo adalah produk dari perusahaan teknologi Vietnam bernama G-Group, yang sebelumnya sukses meluncurkan dua startup fintech, Tima dan F88.

Terpopuler

Menurut Direktur Strategi Gapo, Duong Vi Khoa, Gapo hanya dikembangkan selama tiga bulan oleh G-Group setelah menerima investasi sebesar US$21,5 juta (Rp296 miliar) dari anak perusahaan ventura G-Capital.

"Gapo dibangun untuk memenuhi tuntutan lokal sebagai pilihan yang lebih aman dengan layanan pelanggan yang lebih baik. Media sosial ini tidak dibuat untuk bersaing dengan Facebook, tetapi bertujuan untuk memberikan pengguna pilihan lain di jejaring sosial," klaim Khoa.

Ia juga mengatakan bahwa meskipun memiliki fungsi yang mirip dengan Facebook, Gapo akan memisahkan diri dengan memiliki "layanan pelanggan di tempat" untuk pengguna lokal.

Menurut Khoa, pengguna Gapo akan dapat mengautentikasi akun mereka dengan memberikan dokumen identifikasi, yang pada gilirannya mencegah akun mereka dicuri atau diretas.

Di masa depan, pengguna yang diautentikasi, tidak hanya influencer online, juga dapat memperoleh penghasilan untuk konten viral mereka. "Target kami meraih 3 juta pengguna sampai akhir 2019, dan 50 juta pengguna pada 2021," jelas Khoa.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Facebook Bersedia Bayar Denda Rp 70 Triliun
TVONE NEWS - 3 bulan lalu