Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 12 Agustus 2019 | 16:56 WIB

Kantor Kedua Grab, Cegah SDM Terampil Lari ke Luar Negeri

Team VIVA »
Alika Noor Kholifah
Novina Putri Bestari
Foto :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim
Situasi kantor Grab Indonesia usai akuisisi Uber.

VIVA – Akhir Juli lalu, Presiden Joko Widodo bertemu dengan Chairman dan CEO Softbank Group Masayoshi Son, CEO Grab Anthony Tan dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata. Dalam pertemuan tersebut, mereka membicarakan pembukaan kantor pusat kedua Grab di Indonesia. 

Pembukaan kantor pusat kedua ini, disambut baik oleh ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Berly Martawardaya. Menurutnya, hal itu bisa mencegah brain drain anak bangsa ke luar negeri. 

Baca Juga

Mengutip Wikipedia, brain drain merupakan perpindahan orang-orang pintar dan terdidik demi mencari upah atau kondisi kerja yang lebih baik, sehingga negara asalnya kehilangan orang-orang atau "otak" terampil.

 “Talenta berkualitas tinggi ini seperti air yang fluid untuk berpindah lintas batas negara. Nah, saya melihat investasi besar di sektor teknologi seperti pembukaan kantor pusat kedua Grab ini bisa menjadi magnet kuat untuk menarik SDM dengan skill level global untuk tetap bekerja di Indonesia dengan kualitas pekerjaan dan quality of life setara di kantor pusat perusahaan global,” kata Berly dalam pernyataannya, Senin, 12 Agustus 2019. 

Terpopuler

Dia menjelaskan penanaman modal secara langsung, khususnya pada sektor teknologi bisa menyediakan tawaran untuk anak bangsa tetap tinggal di Indonesia. Tapi mereka masih bisa bekerja di kantor pusat teknologi regional. 

"Sudah berapa tahun kita bicarakan, SDM berkualitas yang menetap dan bekerja di luar negeri setelah sekolah,” kata dia. 

Kantor pusat kedua Grab nanti menurutnya para pekerja akan terlibat dalam operasional GrabFood se-Asia Tenggara. “Ini sangat positif karena memberi mereka pengalaman menjadi bagian dari tim multinasional dan berkolaborasi dengan profesional dari berbagai bidang ilmu,” ujarnya.  

Topik Terkait
Saksikan Juga
Pelecehan Sopir Grab, Amien Rais Diperiksa, Timnas Indonesia
BERITA - sekitar 1 tahun lalu