Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:46 WIB

Kominfo Lagi Soroti Konten Asusila Abu-abu

Team VIVA »
Amal Nur Ngazis
Novina Putri Bestari
Foto :
  • Pixabay.com/Geralt
Ilustrasi menonton video porno.

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika membahas konten asusila yang tergolong abu-abu. Apalagi belakangan ini, banyak kasus asusila dan pornografi yang dijerat dengan menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Menkominfo Rudiantara mengatakan UU ITE sedianya berfokus pada transaksi. Namun saat ini banyak menangani di luar dari konteks itu. 

Baca Juga

"Salah satu yang ramai itu berkaitan dengan asusila," kata Rudiantara, dalam acara Sarasehan Nasional Penanganan Konten Asusila di Dunia Maya, di Jakarta, kemarin. 

Dalam acara ini membahas terkait pornografi dalam berbagai hal mulai dari Perspektif Historis dan Filosofis UU Pornografi, Ponorgrafi dalam perspektif Sosio-Kultural dan Pornografi dalam perspektif Pengendalian Konten Internet, Penyedia Platform dan Pelaku Industri.

Terpopuler

Dia mengatakan, tidak ada lembaga khusus yang menangani masalah asusila maupun pornografi. Berbeda dengan konten radikalisme terorisme yang mana ditangani khusus oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan narkoba dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Jika konten pornografi sudah jelas definisinya, namun berbeda dengan konten asusila yang disebut masih diranah abu-abu. Khusus untuk Kominfo, Rudiantara mengatakan lembaganya bakal terus membina. 

"Pembinaan itu artinya dipanggil atau diundang dulu sebaiknya jangan kayak begini. Itu yang dikedepankan oleh Kominfo. Jadi lebih sempit lagi kepada yang abu-abu," jelasnya. 

Rudiantara mengatakan, jika wilayah abu-abu harus dilaporkan langsung ke kepolisian, akan terlalu lama. 

"Karena kalau ternyata enggak masalah ya enggak ada apa-apa. Tapi kalau ternyata bahwa itu bertentangan dengan aturan yang ada ya berarti terpapar," ujarnya. (ren)

Topik Terkait
Saksikan Juga
Warga Negara Inggris Buronan Interpol Ditangkap di Bali
TVONE NEWS - 21 hari lalu