Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 13:28 WIB

Telegram Latah Ikutan Facebook

Team VIVA »
Pius Mali
Novina Putri Bestari
Foto :
  • U-Report
Telegram.

VIVA – Jika Facebook memiliki mata uang digital Libra, Telegram tak mau kalah. Aplikasi pesan singkat itu segera mempunyai platform blockchain sendiri.

Platform mata uang digital milik mereka, diberi nama Telegram Open Network atau TON. Aset digital yang digunakan, disebut dengan nama Gram.

Baca Juga

Gram dapat dibeli melalui startup blockchain di Asia Tenggara, Tokenomy. Chief Executive Officer Gram Asia, Dongbeom Kim, mengumumkan soal kerja sama mereka dengan Tokenomy.

"Dalam kerja sama dengan Tokenomy, kami dengan senang hati menawarkan kepada 260 juta pengguna dari Indonesia, akses istimewa dalam ekosistem Telegram Open Network." ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu 17 Agustus 2019.

Terpopuler

Baca juga: Jakarta Bakal Punya Angkot Baru Seharga Fortuner

Penjualan mata uang itu akan dilakukan pada 19 Agustus, dan berlangsung kurang lebih dua minggu. Jika berminat, kamu bisa membelinya di Tokenomy Launchpad.

Telegram Open Network disebut bisa menyelesaikan kerumitan proses membeli, menyimpan dan mengirim aset digital. Selain itu, platform ini diklaim dirancang cepat, aman, terukur serta bisa menangani jutaan transaksi per detiknya.

TON menjadikan Telegram sebagai aplikasi yang multifungsi. Artinya, platform itu tidak lagi hanya memiliki layanan pengiriman pesan.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Facebook Bersedia Bayar Denda Rp 70 Triliun
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu