Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Ya Tuhan, Temuan Ini Bisa Ubah Evolusi Manusia Bukan dari Kera

Jumat, 30 Agustus 2019 | 10:01 WIB
Oleh :
Foto :
  • bbc
- CMNH/MattCrow

Penemuan pertama kerangka afarensis di tahun 1974 menyebabkan sensasi. Ia diberi nama julukan Lucy oleh para ilmuwan yang berasal dari lagu The Beatles, Lucy in the Sky With Diamonds , yang diputar di situs penggalian.

Lucy disebut sebagai "kera pertama yang berjalan" dan berhasil menarik perhatian publik.

Baca Juga

Namun Profesor Fred Spoor dari Natural History Museum, London, menyatakan bahwa anamensis " tampaknya akan menjadi ikon dari evolusi manusia".

Alasannya karena anamensis dan afarensis ternyata pernah hidup berdampingan.

Anggapan bahwa anamensis berevolusi secara langsung menjadi afarensis seperti yang diduga sebelumnya, bisa jadi keliru.

Kesadaran ini muncul dari interpretasi ulang terhadap fosil potongan tengkorak berusia 3,9 juta tahun. Potongan ini dianggap anamensis, tapi ternyata, setelah dibandingkan dengan fosil baru ini, potongan itu adalah milik afarensis.

Jelas bahwa kedua spesies ini pernah hidup berdampingan selama sekitar 100.000 tahun.

Kemungkinannya, sekelompok kecil anamensis terisolasi dari populasi utama dan kemudian berevolusi menjadi afarensis ketika beradaptasi dengan keadaan setempat.

Kedua spesies berdampingan sebelum sisa-sisa anamensis punah.

Penemuan ini penting karena menunjukkan tumpang tindih spesies mirip kera bisa terjadi, membuka kemungkinan berbagai rute evolusi menuju spesies manusia pertama.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler