Robot Sophia Ngisi Seminar di Indonesia, Ngajak Diskusi Kaum Muda

Robot Sophia
Sumber :
  • Instagram/@realsophiarobot

VIVA – Kalian masih ingat dengan robot mirip banget manusia, robot Sophia? Itu lho robot cewek yang bisa menirukan 62 macam ekspresi wajah manusia seperti tertawa, mencibir, cemberut dan sebagainya. Kabar bagus nih buat kamu penggemar teknologi, robot Sophia yang berwarga negara Arab Saudi itu bakal hadir di Indonesia. 

Robot Sophia akan tampil dan berbicara dalam seminar CSIS Global Dialogue pada 16-17 September 2019 di Jakarta. 

Ketua Departemen Ekonomi CSIS, Yose Rizal Damuri mengatakan, dalam seminar disrupsi teknologi itu, robot Sophia bakal bertukar pikiran dengan hadirin.

"Sophia dihadirkan, dan nanti bisa berdiskusi dengan kita. Kita selama ini kan enggak bisa diskusi dengan robot, dengan mesin lainnya. Kita nanti bisa bertanya seperti apa nanti ke depan, berdiskusi dengan manusia dan teknologi," ujar Kepala Departemen Ekonomi CSIS, Yose Rizal Damuri kepada VIVA.co.id, Senin 9 September 2019. 

Yose menuturkan, alasan CSIS menghadirkan robot mirip manusia buatan Hanson Robotics itu supaya bisa menjadi pelajaran teknologi pada masyarakat Tanah Air khususnya generasi penerus bangsa.

"Sophia kami datangkan untuk menginspirasi kepada bangsa kita, terutama para generasi muda untuk terlibat dalam teknologi baru ini," ujarnya. 

Sebagai pelajaran untuk generasi muda, dalam seminar tersebut nanti akan diselenggarakan forum khusus anak muda, yaitu Youth Dialogue. "Kita punya Youth Dialogue, Sophia berdiskusi dengan generasi muda," kata dia. 

Baca juga yuk: Terungkap Harga Data Medis Pasien yang Dijual di Dunia Dark Web, Mengerikan!

Rencananya, seminar CSIS Global Dialogue bakal dihadiri dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Jika tak aral melintang, dalam seminar tersebut Jokowi bakal berinteraksi dan ngobrol dengan robot Sophia."Kita harapkan beliau berkenan hadir di sana," ujar Yose.

Dalam seminar ini, CSIS mengundang berbagai pihak yang berkaitan dengan teknologi ke depan, di antaranya yaitu Google, Huawei, Microsoft, startup asal Indonesia, startup databot sampai insan akademik.