Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Selasa, 22 Oktober 2019 | 06:02 WIB

Angin Kencang Berdebu 'Ngamuk' di Jawa, Ini 3 Penyebabnya

Team VIVA »
Amal Nur Ngazis
Foto :
  • VIVA/Daru Waskita
Satu kawasan porak-poranda setelah diterjang angin kencang dan banjir di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

VIVA – Dua hari terakhir banyak orang menanyakan dan membagi berita kejadian dan video yang menggambarkan angin  kencang membawa material debu dan asap kecokelatan di beberapa tempat di Pulau Jawa. 

Laporan yang masuk ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), angin kencang berdebu terjadi di Batu Malang, Merapi Yogyakarta, Merbabu, Kopeng Semarang, Salatiga dan lain-lainnya. Warga di Jakarta, Pantura dan Pansela. 

Baca Juga

Pemerhati Cuaca dan Iklim BMKG, Siswanto menjelaskan, dari tinjauan meteorologis, setidaknya terdapat 3 faktor yang dapat menjelaskan hal tersebut

Kuatnya angin timuran monsun Australia 

Monsun Australia terjadi di atas Laut Jawa dan Samudera Hindia bagian selatan Jawa. Siswanto mengatakan kehadiran iklim yang lebih kering dan terlambat datangnya awal musim hujan salah satunya disebabkan masih aktifnya angin monsun Australia yang dominan di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara. 

Topik Terkait
Saksikan Juga
BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem
TVONE NEWS - 6 bulan lalu
Terpopuler