Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 12 November 2018 | 12:04 WIB

Samsung Produksi 1 Juta Smartphone Lipat

Team VIVA »
Amal Nur Ngazis
Foto :
  • The Verge
Ponsel lipat Samsung

VIVA – Samsung memperkenalkan produk inovatif berupa smartphone dengan layar bisa lipat Infinity Flex Display pada konferensi pengembang tahunan Samsung Developer Conference di San Francisco, Amerika Serikat pada pekan lalu. 

Tak main-main, Samsung mengatakan akan ada banyak unit smartphone layar lipat yang bakal diproduksi. Samsung menegaskan, setidaknya akan memproduksi satu juta unit smartphone layar lipat.

Baca Juga

"Untuk tahap pertama kami akan menyediakan sedikitnya 1 juta unit dan perusahaan akan memproduksi lagi jika produk ini diterima baik oleh pasar," jelas President of IT & Mobile Communications Samsung Electronics, Koh Dong-jin dikutip dari laman Yonhapnews, Senin 12 November 2018. 

Namun demikian, Samsung belum membocorkan kapan rilis smartphone layar lipat tersebut. 

Terpopuler

Dalam konferensi pekan lalu, Koh menegaskan, Samsung tak main-main menyediakan smartphone layar lipat mereka. Perusahaan asal Korea Selatan itu tak ingin membuat kecewa pencinta teknologi yang sudah menanti smartphone unik tersebut. 

"Jika kami cuma ingin membuat produk yang membuat orang bosan menggunakannya, kami sudah lama merilis produk ini. Kami ingin pengguna merasakan pengalaman terbaik ponsel ini supaya memimpin pasar, dengan menimbang tampilan, baterai dan ukuran," jelas Koh. 

Dia mengatakan, smartphone layar lipat ini akan hadir dengan teknologi layar Infinity Flex Display. Teknologi ini memungkinkan pengguna membuka dan menutup perangkat mobile itu berkali-kali tanpa penurunan kualitas. 

Koh mengatakan smartphone layar lipat Samsung in tak akan menggerus lini produk Samsung yang lainnya. 

"Perbedaan antara smartphone layar lipat ini adalah berupaya menghadirkan pengalaman pengguna, baterai dan keringanan yang optimal," katanya. 

Untuk menghadirkan kenyamanan bagi pengguna, Koh mengatakan dua bulan lalu sudah berkoordinasi dengan Kepala Eksekutif Google, Sundar Pichai.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Apartemen Ambruk, Satu Orang Tewas dan Lainnya Terjebak
TVONE NEWS - 13 menit lalu