Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 2 Agustus 2019 | 06:50 WIB

Pesaing Gojek dan Grab Janji Tidak Menaikkan Tarif saat 'Rush Hour'

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Foto :
  • The Economist
Gojek dan Grab.

VIVA – Perusahaan telekomunikasi raksasa Vietnam, Viettel, melalui anak usahanya, Viettel Post, diketahui telah resmi meluncurkan aplikasi transportasi online MyGo pada 1 Juli 2019. Aplikasi ini sudah tersedia di iOS maupun Android. MyGo tidak hanya menyediakan layanan ride-hailing, tapi juga truk dan pengiriman barang.

Menurut Kepala Eksekutif Viettel Post, Tran Trung Hung, saat ini para penantang MyGo di Vietnam banyak menggelontorkan diskon untuk menarik pengguna. Para penantang tersebut di antaranya anak usaha Gojek, Go-Viet, Grab, FastGo dan Be. Namun, hal itu tidak akan dilakukan oleh MyGo.

Baca Juga

"Kami tidak akan memberi subsidi uang terlalu besar untuk promosi seperti kompetitor. Tapi sebaliknya. Karena, kami memandang ini justru akan memberi manfaat jangka panjang bagi mitra pengemudi (driver) dan pengguna, termasuk tidak menaikkan harga saat rush hour (jam sibuk dan cuaca buruk)," jelasnya, seperti dikutip dari Thefastmode, Jumat, 2 Agustus 2019.

Lebih lanjut Tran mengungkapkan, berdasarkan penelitian mereka bahwa permintaan untuk layanan ride-hailing dan jasa kirim barang tidak hanya terbatas di kota-kota besar saja. Konsumen di kota-kota kecil pun menunjukkan minat besar terhadap kedua layanan ini.

Terpopuler

"Dan, karena kompetitor belum bisa memenuhi permintaan di luar kota-kota besar, maka ini akan menjadi peluang bisnis bagi MyGo untuk memperkuat pasar kami ke seluruh Vietnam," kata dia.

Menurut survei perusahaan riset pasar Q & Me tentang tren aplikasi berbagi tumpangan di Vietnam menyebutkan bahwa saat ini, Grab masih mendominasi pasar ride-hailing. Tetapi, Go-Viet telah menunjukkan perkembangan positif, karena merek tersebut sekarang diakui oleh lebih dari 60 persen warga Vietnam.

Selain layanan ride-hailing atau berbagi penumpang, serta pengiriman barang, Tran menyebut MyGo juga menawarkan layanan yang mencakup satu titik penjemputan untuk beberapa pengiriman, beberapa titik penjemputan untuk pengiriman, dan pengiriman dengan truk.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi biaya pengguna dan mengurangi waktu tunggu. Untuk saat ini, driver MyGo juga akan disediakan layanan 3G, serta koneksi internet 4G gratis.

Sejauh ini, sekitar 105 ribu driver telah terdaftar di MyGo, dan akan tersedia di 63 kota dan provinsi di seluruh Vietnam. "Kami juga berencana memperluas MyGo ke pasar internasional, termasuk Myanmar dan Kamboja, di semester kedua tahun ini," ungkap Tran.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Bos Taksi Malaysia: Indonesia di Hati Saya
TVONE NEWS - 3 bulan lalu