Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 6 Agustus 2019 | 20:01 WIB

Tarif Ojol Naik, Potensi Pendapatan Driver Bisa Turun

Team VIVA »
Alika Noor Kholifah
Misrohatun Hasanah
Foto :
  • The Economist
Gojek dan Grab.

VIVA – Kementerian Perhubungan saat ini tengah melakukan uji coba tarif ojek online di 100 kota. Uji coba ini sudah dilakukan sejak awal Juni 2019, yang melibatkan Grab dan Gojek. Bagi pengemudi, kenaikan tarif memang berpotensi meningkatkan pendapatan, tapi juga ada potensi menurunkan minat pengguna.

Hasil studi yang dilakukan oleh Research Institute of Socio-Economic Development atau RISED menyebut, bahwa konsumen yang menolak kenaikan tarif merupakan kelompok masyarakat yang sangat sensitif terhadap kenaikan harga, mayoritas pendapatannya menengah ke bawah.

Baca Juga

Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Rifki Fadilah mengatakan, bahwa peraturan yang dibuat oleh Kementerian Perhubungan ini seharusnya tidak hanya menguntungkan satu sisi saja, sementara sisi lain malah tergerus.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Ikuti Permenkes, Anies Tetap Larang Ojek Bawa Penumpang
TVONE NEWS - 3 bulan lalu
Terpopuler