Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Minggu, 6 Oktober 2019 | 06:38 WIB

Selamat! Ada Unicorn Baru di Indonesia

Foto :
  • wartaekonomi
Ilustrasi Unicorn. (FOTO: Pixabay)

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengaku sudah berkomunikasi dengan pendiri perusahaan rintisan atau startup OVO.

Hal itu dilakukan untuk memastikan penyedia layanan dompet digital itu sudah berstatus unicorn atau bernilai di atas satu miliar dolar AS.

Baca Juga

“Saya sudah bicara dengan founder-nya, dan memang iya. Makanya, saya berani bicara setelah saya konfirmasi,” ujar Rudiantara ditemui di sela gelaran Siberkreasi di Jakarta, Sabtu (5/10/2019).

Sebelumnya, firma analisis perusahaan, CB Insight, dalam laporannya menulis valuasi OVO sudah mencarap US$2,9 miliar atau sekitar Rp41 triliun. Situs CB Insight bahkan mencatat valuasi OVO sebesar itu sejak 14 Maret 2019.

Terpopuler

Dengan begitu, OVO resmi bergabung dengan jajaran unicorn yang lain seperti Gojek, Bukalapak, Tokopedia, dan Traveloka.

Soal potensi perusahaan rintisan lain sebagai unicorn selanjutnya, Rudiantara memberi isyarat bahwa startup itu berasal dari sektor pendidikan.

“Bagaimana pun, secara logika, 20 persen APBN pemerintah untuk pendidikan, lima persen untuk kesehatan. Jadi, masa sih tidak ada unicorn dari sektor itu,” pungkasnya.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Perkembangan Perusahaan Startup Ditargetkan Tiga Kali Lipat
TVONE NEWS - 6 bulan lalu