Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 20 November 2019 | 07:58 WIB

Tokocrypto, Penyedia Mata Uang Kripto Pertama yang Terdaftar Resmi

Team VIVA »
Siti Sarifah Alia
Novina Putri Bestari
Foto :
  • Viva.co.id/Sarie
Cryptocurrencies

VIVA – Penyedia mata uang kripto memang banyak bermunculan, namun jarang yang sampai mengurus perizinan dan terdaftar di institusi resmi. Makanya, ketika Tokocrypto resmi terdaftar di Bappebti, mereka merupakan penyedia mata uang pertama yang terdaftar resmi.

Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto yang berdiri tahu 2018, dengan menawarkan teknologi blockchain kepada publik. Mereka mengklaim menyediakan platform yang mudah, sederhana, instan, dan aman untuk bertransaksi kepada nasabah.

Baca Juga

Kini mereka telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan nomor 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019 tentang Tanda Daftar Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto kepada PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto). Ini merupakan buah dari hasil karena mereka telah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan.

“Menjadi Pedagang Aset Kripto pertama yang terdaftar di BAPPEBTI merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Tokocrypto, sekaligus membuat kami menjadi selangkah lebih dekat untuk mendapatkan izin penuh. Ini diharapkan memberi kepercayaan kepada publik serta nasabah dapat lebih percaya diri melakukan transaksi jual beli aset kripto,” jelas Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, dalam keterangannya, Rabu, 20 November 2019.

Terpopuler

Bappebti sendiri merupakan badan pengawas di Indonesia yang mengatur perdagangan aset kripto melalui dua aturan Bappebti, yaitu No. 5 tahun 2019 pada Februari lalu, serta No. 9 tahun 2019 pada bulan Juli. Para pelaku pedagang aset kripto di Indonesia harus memenuhi dua aturan tersebut untuk dapat terdaftar di Bappebti.

“Kami juga sedang menjalin komunikasi aktif dengan Bappebti dalam menyusun peraturan tentang perdagangan aset kripto di Indonesia. Kami juga mendukung Bappebti dalam hal inisiatif dan regulasi terkait pedagang aset kripto. Kami menjawab semua pertanyaan dan menjelaskan bagaimana rencana dan proses bisnis Tokocrypto agar dapat memenuhi semua persyaratan yang diamanatkan,” kata Kai.

Ditambahkan Teguh Kurniawan Harmanda, selaku COO Tokocrypto, perusahaannya telah menyelesaikan proses sertifikasi ISO 27001:2013 terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi, yang dikeluarkan oleh Sucofindo dengan nomor sertifikat ISMS 00003.

Topik Terkait
Saksikan Juga
VIDEO: Sambut Mudik TKI, Jokowi Sidak RS Darurat Corona
BERITA - 1 jam lalu