Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:49 WIB

Bongkar Kecanggihan Jet Tempur 'Elang Emas' Milik TNI AU

Team VIVA »
Lazuardhi Utama
Foto :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
Jet tempur T-50i Golden Eagle di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

VIVA – Jet tempur buatan Korea Selatan T-50i Golden Eagle akan meramaikan hari ulang tahun Republik Indonesia atau HUT RI ke-74. Pesawat ini bagian dari satu skuadron atau 16 unit T-50i pesanan TNI Angkatan Udara bermesin jet tunggal dengan dua awak.

Kehadiran T-50i untuk menggantikan jet tempur Hawk MK-53. Total ada 16 pesawat yang dipesan Kementerian Pertahanan dan sudah masuk secara bertahap sejak 2013.

Baca Juga

Berdasarkan data yang dikelola VIVA, Selasa, 13 Agustus 2019, pesawat ini dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI) dan Lockheed Martin asal Amerika Serikat (AS). Ini adalah pesawat tempur pertama buatan Korea Selatan yang bisa mencapai kecepatan supersonik.

Meski begitu, T-50i sebenarnya sudah dikembangkan sejak 1990, namun mulai diproduksi masal oleh pemerintah negeri Ginseng pada 2003. Dua tahun kemudian pesawat baru bisa dikirimkan ke negara-negara pemesan.

Terpopuler

Berpredikat jet tempur supersonik, T-50i memiliki bobot yang ringan tapi mesinnya kencang. Hal ini membuat T-50i cocok menjadi pesawat latih lanjutan bagi para penerbang tempur junior sebelum masuk skadron operasional.

T-50i memiliki panjang 13 meter dengan lebar mencapai 9,45 meter dengan kecepatan maksimum mencapai 1.600 kilometer per jam. Pesawat ini pun terhitung canggih dan semua peralatan navigasi lengkap, sehingga bisa terbang dalam kondisi malam hari dan cuaca buruk.

Bukan itu saja. T-50i mampu melaksanakan operasi lawan udara ofensif, operasi pertahanan udara, dan operasi dukungan udara. Pesawat tersebut juga bisa diterbangkan dalam durasi mulai dari setengah jam hingga tiga jam, dengan ketinggian maksimum 50 ribu kaki.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Mencekam! Serangan Udara TNI-AU di Langit Jawa
BERITA - sekitar 1 bulan lalu