Kapan Sebaiknya Mulai Mengonsumsi Suplemen Agar Kulit Tidak Keriput?

Ilustrasi kecantikan.
Sumber :
  • Pixabay/laleyla5

VIVA – Proses penuaan kulit sebenarnya telah terjadi sejak seorang lahir. Namun, semakin bertambahnya usia, penuaan itu akan semakin terlihat jika tidak dilakukan perawatan.

Menjaga elastisitas kulit bukanlah hal yang bisa didapat secara instan. Oleh karena itu, perawatan untuk menunda penuaan juga harus dilakukan sejak usia dini.

"Kalau untuk proteksi, dari sedini mungkin. Karena untuk proses turn over kulit mulai dari dermis hingga epidermis itu minimal satu bulan,” ucap Dr Yessy Hartono, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 1 Oktober 2018.

Nutrisi yang diperoleh dari makanan, lanjut dia, sebenarnya juga bisa membantu untuk proses peremajaan kulit. Namun,itu tidak cukup untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. Sebab itu, butuh perawatan kesehatan untuk menstimulasi proses regenerasi kulit.

Sementara itu, Dra. Med Linda Widyati Rahadian Founder Portico menyampaikan, untuk menjaga keremajaan kulit, kolagen saja tidak cukup. Kolagen akan bekerja optimal ketika digabungkan dengan nutrisi lain. Dalam hal ini dalam bentuk suplemen.

Di Portico sendiri, salah satu suplemen kulit yang digunakan adalah Beauty Encher. 

“Mengandung vitamin C, Vitamin E, dan Zinc sebagai katalisator dalam pembentukan serat kolagen, serta Hyluronic acid yang membuat kulit tidak kering," kata Linda.

Pertanyaannya kemudian, kapan kulit butuh suplemen untuk proses regenerasi dan menunda penuaan?

Yessy mengatakan, untuk mengonsumsi suplemen untuk kulit tidak perlu menunggu usia tua dan menjadi keriput. Ini karena proses tersebut membutuhkan waktu dan tidak instan.

"Kalau minum suplemen untuk kolagen itu bisa kita mulai dari umur 25. Karena itu investasi jangka panjang, dan hasilnya nanti kita akan dapatkan di usia 30 atau 40 kulit kita masih kencang dan sehat," kata dia.

Nah, tidak ada salahnya kan untuk mulai memperhatikan kesehatan kulit sejak usia muda.