Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Rabu, 30 Januari 2019 | 12:31 WIB

Marak Kasus DBD, Kemenkes Minta Tiap Rumah Punya Satu Jumantik

Team VIVA »
Anisa Widiarini
Bimo Aria
Foto :
  • Pexels/icon0.com
Ilustrasi nyamuk.

VIVA – Maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim hujan memunculkan kekhawatiran masyarakat. Menyikapi hal itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI drg. Oscar Primadi, MPH, menyarankan masyarakat untuk kembali menerapkan program Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

“Jumantik itu merupakan upaya gerakan yang sangat efektif. Setiap rumah itu ada satu juru pemantau jentik. Kemudian satu rumah itu harus ada agent of change untuk mengubah perilaku, lalu terapkan gerakan Mengubur, Menguras, Menutup, dan Melipat baju-baju yang digantung (sarang nyamuk) atau 3M+,” kata Oscar lewat siaran pers yang diterima VIVA, Rabu 30 Januari 2019.

Baca Juga

Selain bertugas memantau jentik nyamuk yang ada di sekeliling tempat tinggal, tugas Jumantik lainnya adalah melakukan 3M+, dan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, dan mendaur ulang barang bekas.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Waspada Demam Berdarah 497 Orang Terjangkit DBD
TVONE NEWS - 5 bulan lalu
Terpopuler