Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 17 Mei 2019 | 15:38 WIB

6 Mitos dan Fakta Tentang Konsumsi Rumput Laut

Team VIVA »
Tasya Paramitha
Rintan Puspitasari
Foto :
  • VIVA/Lutfi Dwi Puji Astuti
Urap dari rumput laut.

VIVA – Selain biji selasih, rumput laut termasuk salah satu bahan makanan yang ditambahkan dalam pembuatan minuman es buah atau minuman manis lainnya. Banyak mitos beredar di masyarakat tentang manfaat dan bahaya dari konsumsi rumput laut.

Bersama dr. Lonah Sp.FK dalam tayangan Ayo Hidup Sehat di tvOne, Jumat, 17 Mei 2019, berikut beberapa mitos dan fakta rumput laut.

Baca Juga

1. Mengandung logam berat

Fakta. Salah satu penelitian yang menggunakan rumput laut dari salah satu perairan Pulau Jawa menunjukkan terdapat timbal yang jumlahnya melebihi baku mutu yang ditetapkan BPOM. Dan mengonsumsi makanan mengandung logam berat meningkatkan risiko kanker.

Terpopuler

2. Menambah energi saat puasa

Fakta. Rumput laut adalah salah satu makanan sehat yang mengandung kalori cukup rendah. 100 gram rumput laut mengandung 38 kalori. Selain dapat mengenyangkan, makanan ini juga dapat memperbaiki fungsi organ pencernaan.

"Tapi saat berbuka, selain konsumsi rumput laut juga konsumsi karbohidrat, protein, lemak sehat seperti alpukat dan salmon," kata Lonah.

3. Baik bagi penderita anemia

Mitos. Rumput laut mengandung besi, nutrisi dan mineral lain, namun tidak dianjurkan mengonsumsi rumput laut untuk mengobati anemia, karena salah satu terapi anemia adalah preparat besi yang diminum per oral.

4. Turunkan berat badan

Fakta. Rumput laut kaya kandungan serat yang baik untuk organ pencernaan, memperlancar fungsi pencernaan. Tapi diet tidak cukup hanya dengan konsumsi rumput laut. Harus dibarengi pola hidup sehat, batasi asupan kalori dan olahraga 30 sampai 45 menit setiap hari.

5. Obati pembesaran tiroid

Mitos. Salah satu bahan baku membuat hormon tiroid dalam tubuh adalah yodium yang bisa diperoleh dari rumput laut, ganggang laut dan ikan laut. Masalahnya gangguan tiroid bukan hanya hipotiroid. Masih ada penyebab lain yang tidak dapat disembuhkan dengan hanya konsumsi rumput laut.

6. Turunkan kadar kolesterol

Mitos. "Perlu penelitian jika rumput laut untuk terapi menurunkan kadar kolesterol. Belum ada bukti konkret rumput laut cukup efektif dan aman turunkan LDL maupun kadar kolesterol total,” ucap Lonah. (ldp)

Topik Terkait
Saksikan Juga
5 Kota dengan Penduduk Berumur Panjang
TVONE NEWS - 2 bulan lalu