Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 28 Mei 2019 | 16:15 WIB

Durian Kaya Kolesterol Ternyata Hanya Mitos

Team VIVA »
Anisa Widiarini
Shalli Syartiqa
Foto :
  • U-Report
Durian.

VIVA – Durian merupakan salah satu buah asli Indonesia yang memiliki banyak penggemar. Namun aromanya yang menyengat juga membuat durian tidak disukai.

Buah yang dikenal sebagai king of fruit ini juga diyakini banyak membawa dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya penyebab meningkatnya kadar kolesterol. Benarkah demikian?

Baca Juga

Pakar gizi klinis dr. Marya Haryono, SpGK ternyata mengatakan bahwa hal itu hanyalah mitos belaka. Ia bahkan menyebut kadar koesterol buah ini mencapai nol persen.

"Mitos, dalam durian tidak ada kandungan kolesterol, kandungan kolesterolnya nol," ujarnya dalam program Ayo Hidup Sehat di tvOne, Selasa 28 Mei 2019.

Terpopuler

Alih-alih takut kolesterol, ternyata justru yang harus dihindari adalah kandungan karbohidrat dalam setiap potong durian.

"Kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Sebagai contoh, jika kita mengkonsumsi tiga potong durian, kita sudah bisa mendapatkan 160 kkal, jumlah yang sama jika kita mengkonsumsi semangkok nasi," ujarnya. 

Karena tingginya kalori durian, penderita diabetes disarankan untuk menghindari konsumsi durian.

"Dalam durian kaya sekali akan kandungan gula atau karbohidrat atau gula buah. Jadi untuk Anda penderita diabetes harus Anda pertimbangkan mengkonsumsinya sehari-hari," katanya. 

Di sisi lain, durian kaya nutrisi yang mampu mencukupi kebutuhan energi harian, juga mengandung protein baik.

"Durian juga mengandung lemak baik (mufa).  Mufa ini termasuk salah satu komponen lemak yang harusnya cukup kita konsumsi agar mampu menekan jumlah kolesterol di dalam badan kita."

Bonus lain yang didapat adalah kadar serat yang tinggi. "Serat durian mampu mencukupi jumlah serat harian tubuh Anda."(ben)
 

Topik Terkait
Saksikan Juga
Hati-hati Pijat Leher Setelah Potong Rambut
TVONE NEWS - 5 hari lalu