Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Selasa, 18 Juni 2019 | 00:30 WIB

Perubahan yang Terjadi pada Penis Saat Pria Makin Tua

Team VIVA »
Lutfi Dwi Puji Astuti
Bimo Aria
Foto :
  • Doc. Unsplash
Ilustrasi penis

VIVA – Seiring bertambahnya usia, sebagian besar orang akan mengalami rambut beruban, keriput dan dan juga ompong. Tapi pernahkah berpikir apa yang akan terjadi pada penis atau alat vital pria saat tua?

Seperti dilansir dari laman Metro, penis seperti juga bagian tubuh lainnya, tak terhindar dari proses penuaan. Saat usia bertambah, ternyata penis juga akan berubah ukuran. Hal ini salah satunya karena semakin tua, makin berkurang pula hormon testosteron dalam tubuh.

Baca Juga

Setelah melewati usia 40 tahun, hormon itu akan berkurang secara substansial, yang dapat menyebabkan perubahan pada ukuran penis. Jika penis Anda lebih banyak lemak pada tulang kemaluan di atas penis, kulit ini dapat mulai melorot dan secara efektif membuat alat vital lebih kecil.

Tapi jangan panik, penis itu tidak akan langsung menyusut dalam semalam. Dan semakin sehat seseorang maka semakin besar pula peluang untuk mempertahankan ukuran normalnya. Namun, sayangnya beberapa pria juga akan mengalami penyusutan permanen karena kulit mereka kehilangan elastisitas juga kolagen dan sel-sel sehat juga akan semakin menurun kualitasnya.

Terpopuler

Dengan semakin bertambahnya usia, semakin melengkung pula penis seseorang. Lekungan ini disebabkan oleh kondisi yang dikenal sebagai penyakit Peyronie, di mana jaringan parut berserat menumpuk di dalam penis. Ini disebabkan oleh cedera atau patah tulang saat berhubungan seks dan biasanya menyerang pria berusia 40 hingga 60 tahun.

Tidak hanya itu, menurut British Association of Urological Surgeons, impotensi terjadi pada 50 hingga 55 persen pria berusia antara 40 hingga 70 tahun, tetapi itu tidak terbatas pada kelompok usia ini. Penyebab disfungsi ereksi bisa fisik, neurologis atau keduanya. Saat penis tidak dapat ereksi dan bertahan saat ini dan nanti mungkin adalah suatu yang normal dan dapat disebabkan oleh stres, kecemasan atau terlalu banyak alkohol.

Namun, jika itu sering terjadi, ada kemungkinan masalah ini disebabkan oleh masalah hormon, tekanan darah tinggi atau pengobatan. Memiliki disfungsi ereksi dapat sangat memengaruhi kesehatan mental. Beberapa pria mungkin juga memperhatikan bahwa testis mereka akan mulai terkulai, yang sebagian disebabkan oleh kurangnya elastisitas kulit.

Untuk mempertahankannya, Anda dapat melakukan latihan khusus untuk mengangkat skrotum. Beberapa pria juga memilih untuk mendapatkan prosedur bedah untuk mengubah droop (dikenal sebagai scrotoplasty) meskipun ini memiliki risiko sendiri dan tidak boleh menjadi tempat tujuan pertama.

Terakhir, rambut kemaluan Anda juga akan menipis atau menjadi abu-abu. Ini juga merupakan tanda kadar testosteron menurun.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Macan Ompong! Entah Apa yang Merasuki Persija?!
LIGA INDONESIA - 7 jam lalu