Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 22 Juli 2019 | 10:09 WIB

Nunung Pakai Sabu 20 Tahun, Ini Alasan Sulit Lepas dari Kecanduan

Team VIVA »
Zahrotustianah
Bimo Aria
Foto :
  • Foto dokumen Polda Metro Jaya
Nunung ditangkap polisi karena kasus narkoba.

VIVA –  Komedian Nunung menambah panjang daftar artis yang menggunakan sabu. Bahkan belakangan terungkap bahwa ia telah menggunakan zat tersebut selama kurang lebih 20 tahun. 

Artis Srimulat itu mengaku mengonsumsi sabu untuk stamina dalam menjalani aktivitasnya sebagai figur publik. Nunung sempat disarankan untuk berhenti menggunakan narkoba oleh suaminya. Namun, imbauan itu tidak dihiraukan. 

Baca Juga

Keduanya justru ketergantungan dengan barang haram tersebut. Lantas, mengapa sabu begitu membuat kecanduan sehingga membuat orang sulit untuk lepas? 
 
"Prinsipnya karena adiksi itu sifatnya kronis dan relapsing, itu yang bikin seseorang kadang susah untuk recovery, itu yang bikin susah," ungkap Dokter Adiksi dari Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN) Jakarta, dr Hari Nugroho, M.Sc, saat dihubungi VIVA, Senin, 22 Juli 2019. 

Ia juga mengungkapkan bahwa dari segi komponen, sabu adalah zat yang membuat penggunanya sangat kecanduan. Otak orang yang mengonsumsi sabu akan merangsang dopamine, zat kimia di otak yang berperan memengaruhi emosi, gerakan, kesenangan, dan rasa sakit, hingga ribuan kali lipat. Hal ini yang kemudian membuat orang begitu adiksi. 

Terpopuler

"Sabu ini agak beda karena tidak hanya menghambat sistem transporter neurokimia, tapi juga merangsang keluar dopamine. Jadi makin banyak dopamine yang akhirnya sabu itu menjadi zat yang sangat candu, yang susah itu," kata dia. 

Kemudian orang sering kali sulit untuk berhenti dari penggunaan sabu karena efek withdrawal atau gejala putus obat yang sering terjadi bagi para penggunanya. Hal ini kerap membuat seorang gelisah, tidak nyaman, dan memiliki gangguan tidur. 

"Ini yang bikin relaps dan kalau ada keinginan yang kuat untuk memakai ini, pada akhirnya munculnya gejala putus zat. Jadi memang zat ini memang lebih relapsing, itu yang jadi tantangan mempertahankan supaya orang tetap clean, karena trigger untuk kambuh dari dalam atau dari luar," ungkap Hari. 

Srimulat disebut sarang narkoba usai kasus Nunung. Tarzan langsung emosi mendengarnya! Lihat dalam video di bawah ini:

Topik Terkait