Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 22 Juli 2019 | 11:20 WIB

Pakai Sabu 20 Tahun, Ini Saran Dokter agar Nunung Putus dari Kecanduan

Team VIVA »
Lutfi Dwi Puji Astuti
Bimo Aria
Foto :
  • Fajar Sodiq / Vivalife
Nunung dan Iyan Sambiran

VIVA – Pemakaian sabu seperti yang digunakan Komedian Nunung seringkali membuat penggunanya sulit lepas dari kecanduan. Dalam kasus Nunung, dia mengaku sudah menggunakan sabu itu sejak 20 tahun lalu.

Nunung sempat disarankan untuk berhenti menggunakan narkoba oleh suaminya. Namun, imbauan itu tidak dihiraukan. Lantas, mungkinkah seseorang bisa lepas dari kecanduan sabu? Bagaimana langkah-langkahnya?

Baca Juga

"Jadi tentu saja kita harus melakukan penilaian dari apa yang terjadi pada dia kadang adiksi tidak terjadi sendiri tapi ada faktor psikosisal juga. Tapi juga ada yang berperan misal jadwalnya yang terlalu padat akhirnya supaya mematuhi kontrak itu kemudian larinya ke situ," ungkap Dokter Adiksi, dari Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN) Jakarta, dr Hari Nugroho, M.Sc, saat dihubungi VIVA, Senin, 22 Juli 2019.

Menurutnya, penilaian tersebut menjadi penting untuk mengetahui motif seorang menggunakan sabu. Dengan demikian, akan lebih mudah menyusun langkah agar tidak kembali terjerat dalam kecanduan sabu.

Terpopuler

"Kalau sudah tahu kita akan lebih tahu strategi selanjutnya, misal dia tanggal-tanggal gajian ini gimana caranya agar uang tidak diarahkan ke arah sana. Itu juga harus dipikirkan. Merencanakan keuangan yang baik tidak pegang ATM banking supaya tidak kembali membeli lagi," kata dia.

Menurutnya kini pemerintah sendiri juga telah banyak menyediakan fasilitas dan layanan untuk pusat rehabilitasi para pecandu narkoba. Hanya saja stigma di masyarakat terhadap pengguna narkoba masih begitu kuat.

"Karena stigma gangguan penggunaan zat itu, padahal banyak yang bisa mengalami fungsi yang baik, ini yang harus kita kedepankan supaya tidak menstigma. Bisa jadi ada permasalahan yang membuat dia harus lari ke sana karena tidak ada sistem cooping yang baik" kata dia.

Untuk tahap yang masih ringan, proses putus dari kecanduan obat ini menurut Hari bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan orang terdekat. Salah satunya ialah dengan memberi informasi yang valid dan benar terkait untung rugi penggunaan narkoba. Namun, jika kecanduan dalam tahap lanjut ia menyarankan untuk segera menghubungi tenaga medis profesional. (row)

Srimulat disebut sarang narkoba usai kasus Nunung. Tarzan langsung emosi mendengarnya! Lihat dalam video di bawah ini:

Topik Terkait