Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Awalnya Sesak Napas, Pria Ini Meninggal Diduga Karena Vape

Senin, 26 Agustus 2019 | 11:15 WIB
Foto :
  • pixabay/LindsayFox
Rokok elektrik atau vape.

VIVA – Selama ini, kebanyakan orang mengira bahwa rokok elektrik atau lebih dikenal dengan vape, lebih aman dibanding rokok konvensional. Vape juga seringkali disebut mampu mengurangi kecanduan terhadap rokok.

Padahal, uap yang ditimbulkan dari hasil pembakaran pada vape justru berbahaya bagi sejumlah orang dengan keluhan tertentu. Dokter spesialis paru, dr Yahya, Sp.P mengatakan bahwa uap dari vape bisa merusak paru-paru pada fase awal, terutama pada mereka yang memiliki riwayat alergi dan bisa menyebabkan asma.

Baca Juga

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Dinas Kesehatan Illinois, pada Jumat 23 Agustus 2019, mengumumkan bahwa ada seorang pasien yang meninggal dunia karena penyakit paru-paru yang parah. Pasien diketahui menggunakan vape, dan kasus ini kemungkinan menjadi kasus kematian pertama yang diduga karena vape.

Dilansir dari Science Alert, menurut Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan, setidaknya ada 193 kasus di 22 negara bagian, dan banyak terjadi pada remaja dan dewasa muda.

Dinas Kesehatan Illinois dalam sebuah pernyataan mengatakan, jumlah orang yang dirawat di rumah sakit karena penyakit paru-paru terkait vaping, meningkat dua kali lipat dalam sepekan terakhir. 

Read more...
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler