Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 23 Oktober 2019 | 07:04 WIB

Teh Hijau Cepat Bikin Langsing Ternyata Cuma Mitos

Team VIVA »
Anisa Widiarini
Sumiyati
Foto :
  • Pexels
Ilustrasi teh panas

VIVA – Teh bukan hanya sekadar minuman. Minum teh sudah menjadi tradisi dalam beberapa budaya di seluruh dunia. Minum secangkir teh hangat, mampu menyegarkan, menenangkan pikiran, dan terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan.

Namun, ada beberapa mitos yang sudah terlanjur dipercaya masyarakat mengenai teh ini. Apa saja mitosnya? Dilansir dari Times of India, berikut lima mitos terkait teh, yang enggak perlu kamu percaya.

Baca Juga

Teh herbal tidak mengandung kafein

Teh herbal tidak dianggap sebagai teh asli, karena tidak diproses dari tanaman Camellia Sinensis. Teh herbal dibuat dengan seduhan bunga, ramuan, biji-bijian, akar atau kulit pohon dalam air panas. 

Terpopuler

Terkait kandungan kafein, tidak semua teh herbal bebas kafein. Misalnya, teh Guarana dan teh Yerba mate, yang masih mengandung kafein. Untuk itu, disarankan membaca label sebelum membeli teh herbal.

Teh celup dianggap lebih baik dari daun teh

Menikmati secangkir teh menggunakan teh celup dirasa lebih praktis. Tetapi ingat, teh daun selalu lebih baik daripada teh celup atau yang dikemas dalam kantong. Daun teh dalam kantong kualitasnya sudah menurun dibanding daun teh langsung. Selain itu, teh celup juga kurang minyak esensial dan aroma. Jadi, akan lebih baik jika kamu menggunakan daun teh langsung saja.

Teh hijau lebih sehat daripada teh hitam

Teh hijau memang lebih populer dibanding teh hitam, tapi selebihnya tidak ada perbedaan. Keduanya sama-sama mengandung antioksidan yang kuat dan bermanfaat. Daun teh berubah menjadi hijau atau hitam setelah melalui proses oksidasi atau fermentasi. Selama proses ini, antioksidan dalam teh hijau, seperti katekin, diubah menjadi theaflavin, yang ditemukan dalam teh hitam.

Menambahkan susu ke dalam teh menetralkan manfaat kesehatan

Menambahkan susu ke segala jenis teh tidak akan menghilangkan manfaat kesehatannya. Susu mengandung kalsium, yang baik untuk tulang. Sesuai penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Agriculture and Food Society, jumlah katekin yang diserap dari teh tetap sama, baik menambahkan susu di dalamnya atau tidak.

Teh hijau membantu menurunkan berat badan

Teh hijau memang mengandung stimulan yang dapat meningkatkan metabolisme, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Jika kamu berpikir, menyesap 4-5 cangkir teh hijau dalam sehari akan membantu menurunkan berat badan, maka kamu salah.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Mitos dan Fakta Teh Hijau untuk Kesehatan
FEATURE - sekitar 1 tahun lalu