Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 23 Oktober 2019 | 11:05 WIB

Remaja 16 Tahun Buta Warna Gara-gara Menatap Layar HP 10 Jam

Team VIVA »
Adinda Permatasari
Isra Berlian
Foto :
  • U-Report
Ilustrasi bermain gadget di kasur.

VIVA – Harus diakui kehadiran smartphone memang membantu masyarakat dalam kesehariannya. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan smartphone berdampak negatif bagi penggunanya, salah satunya adalah kecanduan.

Mereka akan selalu menatap layar ponsel mereka kapanpun dan di manapun. Namun, perlu kita ketahui bahwa sering menatap layar ponsel dapat membahayakan kesehatan seseorang. 

Baca Juga

Baru-baru ini seorang gadis berusia 16 tahun dari Kaohsiung, Taiwan, menjadi buta warna selama liburan musim panasnya karena dia menghabiskan lebih dari sepuluh jam sehari menatap layar smartphone-nya. Dilansir dari laman World of Buzz, Dr. Hung Chi-ting mengatakan bahwa paparan yang terus menerus terhadap cahaya biru dari layar smartphone menyebabkan sel-sel mata gadis tersebut rusak.

Gadis itu pun mengalami gangguan kesehatan mata yang mengarah pada "red-green colour blindness“. Dokter itu mengatakan kepada harian berbahasa Mandarin Liberty Times bahwa ini adalah "kasus pertama di dunia" yang disebabkan oleh penggunaan smarthphone yang berlebihan.

Terpopuler

Untungnya, remaja yang bernama Liu mulai melakukan perawatan medis untuk kondisinya setelah mendapatkan diagnosis awal. Sehingga, gadis remaja ini telah pulih sepenuhnya dari kebutaannya yang sementara.

Selain menghabiskan hampir setengah hari menatap ponsel, gadis 16 tahun ini mengatakan bahwa dia sering menggunakan teleponnya dalam gelap selama liburan musim panas.  

Liu berkata bahwa dia baru mulai mencari bantuan medis pada bulan September ketika dia hampir mengalami kecelakaan di jalan ketika akan menyeberang. Sebabnya, dia tidak bisa membedakan warna lampu lalu lintas lagi. 

"Saya tidak tahu lampu itu merah. Seorang kerabat, yang menarik saya kembali ketika saya bermaksud untuk menyeberang jalan, dia bertanya kepada saya mengapa saya dengan ceroboh menyeberang jalan saat lampu merah," kata dia. 

Remaja itu kemudian mulai khawatir ketika dia mulai kehilangan kemampuannya untuk melihat dalam gelap. Akibat kasus ini,  Dr.Hung memperingatkan Liu dan pengguna internet lainnya untuk menghabiskan kurang dari lima jam sehari menatap layar ponsel. 

Dia juga menyarankan masyarakat untuk istirahat 10 menit setiap tiga puluh menit berada di depan layar. Sehingga Anda tidak menempatkan diri Anda pada risiko kehilangan kemampuan untuk membedakan warna.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Gerebek Stand Honda di EICMA 2019, Banyak Motor Baru Keren!
OTOMOTIF - 7 jam lalu