Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Kamis, 14 November 2019 | 09:52 WIB

Bagi Penderita Diabetes, Amankah Ganti Gula dengan Madu?

Team VIVA »
Adinda Permatasari
Isra Berlian
Foto :
  • U-Report
Ilustrasi gula darah.

VIVA – Setiap tanggal 14 November diperingati sebagai hari Diabetes Internasional. Diabetes merupakan gangguan metabolisme yang timbul akibat peningkatan kadar gula darah di atas nilai normal yang berlangsung secara kronis. Hal ini disebabkan adanya gangguan pada hormon insulin yang dihasilkan kelenjar pankreas.

Insulin berfungsi mengatur penggunaan glukosa oleh otot, lemak atau sel-sel lain di tubuh. Apabila produksi insulin berkurang, maka akan menyebabkan tingginya kadar gula dalam darah serta gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.

Baca Juga

Diabetes menjadi penyebab utama untuk kebutaan, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan amputasi kaki. Karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk membatasi asupan makanan manis. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya lonjakan gula dalam darah (hiperglikemi).

Kesadaran akan bahaya diabetes membuat banyak orang menyadari untuk mulai membatasi asupan gula harian untuk mencegah diabetes. Konsumsi gula harian sendiri telah diatur oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan, yakni 4 sendok makan atau 50 gram sehari. 

Namun, banyak juga yang mencari cara untuk  mengganti penggunaan gula dengan madu. Alasannya, madu dianggap lebih baik dari gula. Apakah benar demikian? Head of Nutrifood Research Center, Astri Kurniati menjelaskan ternyata madu justru tinggi glukosa (gula). 

Topik Terkait
Saksikan Juga
6 Aktivitas Ini Perbesar Risiko Diabetes
LIFESTYLE - lewat 3 tahun lalu
Terpopuler