Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Jumat, 15 November 2019 | 12:00 WIB

Dewi Hughes Turunkan 90 Kg, Ini Cara Biar Rasanya Kenyang Terus

Team VIVA »
Zahrotustianah
Bimo Aria
Foto :
  • Instagram/hughes.dewi
Dewi Hughes

VIVA – Perubahan berat badan drastis yang dialami oleh Dewi Hughes sempat membuat banyak orang bertanya-tanya. Ini karena dalam perjalanannya, ia mampu menurunkan sekitar 90 kilogram dari berat tubuhnya.

Dalam acara Ini Baru Empat Mata di Trans TV, Dewi Hughes membeberkan tipsnya untuk bisa menurunkan berat badan secara drastis. Jika banyak yang menganggap bahwa memiliki diet sehat seperti Dewi Hughes butuh biaya yang mahal, hal itu bisa jadi keliru. Lantas seperti apa diet sehat dari Dewi Hughes?

Baca Juga

"Jadi begini, makanan yang saya makan sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, umbi-umbian. Tanpa garam, tanpa gula, tanpa minyak," kata Dewi Hughes dalam akun  YouTube Trans7 Official.

Ia juga menegaskan bahwa semua hidangan yang dikonsumsinya tidak menggunakan gula, garam, dan juga minyak. Bagaiamana kemudian ia bisa memakan semua hidangan tersebut tanpa mengonsumsi nasi yang menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakt Indonesia?

Terpopuler

"Tapi gimana supaya kenyang itu perlu dihipnoterapi. Kalau sudah dihipnoterapi kita melihat nasi sudah enggak pengen, dikasih mie, nasi, sudah enggak pengen, karena bawah sadar itu  bukan makanan," ungkap Dewi Hughes lagi.

Ia menjelaskan, untuk menu hariannya, Dewi terbiasa mengonsumsi salad dengan campuran selada, paprika, wortel, edamame, dan juga ayam yang telah dibumbui khusus. Ayam tersebut telah direndam dengan perasan jeruk dan parutan jahe selama empat hingga lima jam.

Kemudian salad itu dicampur dengan saus khusus yang juga telah diraciknya. Saus itu terdiri dari sereh yang dipotong kecil-kecil, dicampur dengan jahe, jeruk lemon, dan juga madu. Saus itu kemudian dituangkan ke atas salad yang telah dibuat sebelumnya. Tapi berapa ya kira-kira modalnya?

"Paling juga Rp20.000. Orang suka berpikir makanan sehat mahal. (Padahal) yang mahal itu kalau sakit. Dan belinya di pasar tradisional supaya petani kita mendapat putaran ekonomi dari kita-kita sendiri," kata Dewi Hughes kemudian.

Topik Terkait