Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Senin, 18 November 2019 | 16:28 WIB

Gak Semua Obat Herbal Baik untuk Kanker, Beberapa Hambat Kesembuhan

Foto :
  • bbc
Kapsul-kapsul herbal yang mengandung ekstrak bawang putih dan jahe bisa menghambat penyembuhan luka pada bagian kulit, ketika kanker payudara menyebar. - Getty Images

Sejumlah pakar mengungkapkan, obat-obatan herbal yang mengandung ekstrak bawang putih dan jahe bisa menghambat penyembuhan luka pada bagian kulit ketika kanker payudara menyebar.

Oleh karena itu dalam sebuah pertemuan yang membahas soal kanker, para pasien kanker disarankan untuk memberi tahu dokter mereka jika akan menggunakan produk herbal karena ada beberapa bahan yang bisa menghambat proses pengobatan.

Baca Juga

Seorang ahli bedah, Profesor Maria Joao Cardoso, mengatakan sampai saat ini ia tidak melihat bukti bahwa obat-obatan herbal ataupun krim berhasil menyembuhkan.

Jika merasa ragu-ragu, menurutnya, lebih baik tidak usah mengonsumsinya.

Terpopuler

"Dokter harus lebih proaktif bertanya kepada para pasien mereka, obat-obatan apa lagi yang mereka konsumsi selain pengobatan medis untuk kanker," Profesor Cardoso, kepala ahli bedah payudara di Champalimaud Cancer Centre di Lisbon, Portugal, mengatakan kepada BBC.

Ia mengatakan, para pasien kanker harus mengonsultasikan dengan dokter mereka terlebih dahulu, sebelum mencoba terapi alternatif untuk kanker yang telah menyebar ke kulit.

Ini terjadi pada satu dari lima kasus kanker payudara.


- Getty Images

Banyak produk yang bisa mengganggu terapi hormon atau perawatan kemoterapi, dan itu berbahaya serta dapat mengakibatkan pembekuan darah dalam waktu lama.

Hal inilah yang membuat penyembuhan luka menjadi sangat lama dan menyebabkan lebih banyak jaringan parut.

Berikut ini adalah kandungan produk herbal yang menurut Prof Maria Joao Cardoso bisa mengakibatkan pembekuan darah:

Lebih banyak kerugiannya

Cardoso mengatakan dirinya tidak merasa heran bila para pasien mencari pengobatan alternatif agar ada pilihan lain.

Namun menurutnya, orang-orang juga harus mengetahui "akan lebih banyak kerugian dibandingkan keuntungan yang mereka dapat.

"Tujuan tertinggi dalam kedokteran penting untuk diingat: jangan membahayakan," katanya.

Lembaga riset kanker Inggris menyebutkan selama pengobatan kanker para pasien harus menghindari beberapa makanan dan minuman seperti jeruk bali dan jeruk biasa. - Getty Images

Dalam situs webnya, Cancer Research UK menyebutkan beberapa terapi alternatif bisa mengganggu perawatan konvensional yang seharusnya berjalan.

Dalam lamannya juga, lembaga itu mengungkapkan, selama pengobatan kanker para pasien harus menghindari beberapa makanan dan minuman seperti jeruk bali dan jeruk biasa, karena buah-buahan itu dapat memengaruhi seberapa baik obat kanker dipecah dalam tubuh.

"Bicarakan dengan dokter Anda tentang terapi tambahan yang akan Anda gunakan. Beri tahu mereka sebelum Anda mulai menjalani terapi tambahan, terutama jika Anda sedang menjalani pengobatan kanker."

Grete Brauten-Smith, spesialis perawat klinis di lembaga amal Breast Cancer Now mengatakan: "Dengan banyaknya informasi yang beredar di internet, namun belum terbukti khasiatnya dan minimnya penelitian tentang produk-produk herbal tersebut, maka ada baiknya para pasien berdiskusi dengan dengan para pakar kesehatan, agar pasien memiliki informasi akurat yang mereka butuhkan untuk membuat pilihan yang tepat. "

Berbicara dalam konferensi tentang kanker payudara, Cardoso mengatakan terapi seperti yoga, meditasi, dan akupunktur dapat berdampak positif pada kualitas hidup pasien.

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Konsumsi Buah Matoa Kurangi Risiko Kanker
TVONE NEWS - 10 hari lalu