Studi: Hadapi Suami Ternyata Lebih Stres Daripada Mengurus Anak

Ilustrasi pasangan sedang bertengkar.
Sumber :
  • pixabay/LindsayFox

VIVA â€“Wanita yang sudah menikah seringkali mengeluh suaminya seperti anak-anak ketika berhubungan dengan tanggung jawab. Tapi tahukah Anda, perilaku para suami yang seperti ini, ternyata didukung oleh ilmu pengetahuan.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh situs Today.com, para suami bisa membuat stres para istrinya sama seperti anak-anak mereka. Studi ini mengindikasikan kehidupan wanita menikah yang tinggi tingkat stres, percayalah ini bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.

Dilansir dari laman Times of India, survei tersebut dilakukan pada lebih dari 7.000 ibu yang diberikan pertanyaan mengenai apa yang membuat mereka stres, pembagian tanggung jawab rumah tangga, dan kehidupan mereka bersama suami dan anak.

Hasilnya cukup mencengangkan, studi ini menyimpulkan bahwa 46 persen partisipan mengaku bahwa suami mereka membuat mereka stres lebih dari anak-anak mereka, dan rata-rata tingkat stres seorang ibu adalah 8,5 dari 10.

Jika Anda merasa suami Anda menyebabkan stres besar, Anda harus mendiskusikan masalah ini. Tingkat stres yang tinggi bisa mempengaruhi kesehatan seorang ibu dan semua tugas (dari belanja, mencuci, memasak, hingga membantu anak-anak dalam belajar dan tugas rumah tangga lainnya) harus dibagi sama di antara pasangan. Ingat, menjalani rumah tangga butuh dua orang dan kunci pernikahan yang berhasil adalah berbagi dan peduli.

Apa penyebab di balik hasil survei ini? Tiga dari setiap empat partisipan mengakui kalau mereka bertanggung jawab lebih besar untuk semua pekerjaan rumah dan lima partisipan mengungkapkan kalau mereka tidak mendapatkan bantuan dari pasangan, dan mengeluhkan kekurangan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka.

Bagaimana dengan orangtua tunggal? Angka tingkat stres dari ibu yang memiliki suami dibandingkan dengan ibu yang sendiri, angkanya lebih tinggi dari angka stres yang terakhir terdaftar.